Nilai Estetis Penampilan Busana Pengantin Gaya Solo Basahan di Surakarta Hadiningrat

  • Addiina Purnawangsih Universitas Sebelas Maret
  • Margana Margana Pendidikan Seni, Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret
  • Edy Tri Sulistyo Pendidikan Seni, Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret

Abstract

Busana pengantin gaya Solo Basahan merupakan busana adat di Surakarta, Jawa Tengah. Upacara panggih menjadi puncak rangkaian prosesi pernikahan yang dalam pelaksanaannya menggunakan busana pengantin gaya Solo Basahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan nilai estetis yang terkandung dalam penampilan busana pengantin gaya Solo Basahan di Surakarta Hadiningrat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan model analisis interaktif. Sumber data dalam penelitian ini adalah dokumentasi prosesi pernikahan dan catatan lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mencatat, merekam, dan mewawancarai. Analisis data dengan mendeskripsikan dan menjelaskan setiap rangkaian prosesi pernikahan yang menggunakan busana pengantin Solo Basahan. Hasil penelitian ini adalah nilai-nilai yang terkandung dalam penampilan busana pengantin Gaya Solo Basahan di Surakarta Hadiningrat berupa wujud pertunjukkan seni oleh pengantin yang menjadi raja dan ratu sehari yang di dalamnya terkandung nilai-nilai meliputi kasihsayang, rasa bakti, tanggung jawab, kesetiaan, kebahagiaan, keserasian, semangat, kemesraan, kejujuran, keharmonisan, dan kesopanan. Nilai-nilai tersebut menjadi representasi nilai estetis busana Solo Basahan sebagai bentuk pertunjukkan seni yang terdapat dalam upacara panggih yang meliputi Balangan Gantal, Wiji Dadi, Sindur Binayang, Bobot Timbang, Tanem, Kacar-kucur, Dhahar Kembul, Mertui, dan Sungkem.

References

Bratawidjaja, Thomas Wiyasa. 1985. Upacara Perkawinan Adat Jawa. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Djelantik, A.A.M. 1999. Estetika Sebuah Pengantar. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Honggodipuro, Kalinggo. 2002. Batik sebagai Busana dalam Tatanan dan Tuntunan. Surakarta: Yayasan Peduli Keraton Surakarta Hadiningrat.

Karmini, N. N. (2019). Nilai-Nilai Budaya Dalam Tam Tam. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(1), 8-18. https://doi.org/10.31091/mudra.v34i1.630

Martha, Puspita. 2010. Pengantin Solo Putri dan Basahan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Moleong, Lexy J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya Offset.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: CV Alfabeta.

Sutopo, H.B. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS Press.

Rohidi, T. R.2011. Metodologi Penelitian Seni. Semarang: Cipta Prima Nusantara

Published
2020-07-09
How to Cite
Purnawangsih, A., Margana, M., & Sulistyo, E. (2020). Nilai Estetis Penampilan Busana Pengantin Gaya Solo Basahan di Surakarta Hadiningrat. Mudra Jurnal Seni Budaya, 35(2), 164-171. https://doi.org/10.31091/mudra.v35i2.776
Section
Articles