Peran Komunitas Seni Dalam Mengembangkan Karya Hand Lettering Di Era Digital

  • Arifah Insani Sari Utami Universitas Sebelas Maret Surakarta
  • Ahmad Adib
  • Sahid Teguh Widodo

Abstract

Hand lettering merupakan seni menggambar huruf dengan teknik manual, menggunakan peralatan seperti kuas, kapur, pen, alat pahat, dan lain-lain. Di era digital karya hand lettering menjadi popular. Pembahasan mengenai hal tersebut tidak hanya berhenti pada persoalan perwujudan estetis sebuah karya seni tetapi juga pada ranah kehidupan masyarakatnya yaitu kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya di era digital saat ini. Komunitas berperan penting dalam mengembangkan hand lettering karena memiliki kekuatan untuk mempengaruhi lingkungannya. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan penelitian peran dan fungsi komunitas seni dalam mempengaruhi masyarakat untuk berkarya seni tradisional dan mengembangkan hand lettering menjadi industri kreatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis data diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas berperan penting dalam penegembangan hand lettering di era digitaldengan memaksimalkan fungsi komunitas yaitu 1) sebagai komunikator untuk mentransfer nilai, ide, dan pengetahuan mengenai hand lettering kepada anggota dan masyarakat pendukungnya 2) sebagai sarana melakukan pendekatan secara emosional kepada masyarakat untuk mensosialisasikan seni hand lettering sehingga dapat mempengaruhi kebutuhan estetis dan perilaku masyarakat pendukungnya 3) sebagai wadah dan ruang untuk mengaktualisasikan diri  dalam berkarya seni hand lettering.

References

Bahari, Nooryan. (2014), Kritik Seni: Wacana, Apresiasi dan Kreasi. Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Hauser, Arnold. (1982), The Sociology of Art. University of Chicago Press, Chicago.

Koentjaraningrat. (2009), Pengantar Ilmu Antropologi. PT Rineka Cipta, Jakarta.

Morrisan. (2015), Teori Komunikasi Individu Hingga Massa. Kencana, Jakarta.

Rohidi, Tjetjep Rohendi. (2011), Metodologi Penelitian Seni. Cipta Prima Nusantara, Semarang.

Rohidi, Tjejep Rohendi. (2000), Kesenian Dalam Pendekatan Kebudayaan. STSI, Bandung.

Talcott, Parsons. (1951), The Social System. Free Press, New York.

Aryo Sunaryo. (Juli 2014), “Keanekaragaman Ungkapan Karya Sketsa Para Anggota Komunitas Indonesia’s Sketcher”, dalam IMAJINASI, Jurnal Seni, XIII/02, UNNES, Semarang.

Jatnika, A., & Hermawan, F. (2018). Menjadi Lelaki Sejati: Maskulinitas Dalam Komik Daring Webtoon Indonesia. Mudra Jurnal Seni Budaya, 33(1), 60-66. https://doi.org/10.31091/mudra.v33i1.158

Dedi Sudiana. (Juni 2001), “Tipografi: Sebuah Pengantar”, dalam MEDIATOR, Jurnal Komunikasi, II/02, UNISBA, Bandung.

Figur Rahman Fuad. (April 2015), “Wayang Onthel Komunitas Old Bikers Velocipede Old Classic (VOC) Magelang”, Jurnal Kajian Seni, I/02, UGM, Yogyakarta.

Iyus Kusnaedi, Pribadi Widodo, Triyadi Guntur. (Desember 2014), “Hubungan Kemampuan Sketsa Freehand dan Digital dengan Kreativitas Mahasiswa dalam Proses Pendidikan Desain, Studi Kasus Mahasiswa Tingkat Akhir Desain Interior FSRD Itenas Bandung”, dalam REKARUPA, Jurnal Desain dan Seni Rupa, II/02, Itenas, Bandung.

Mayang Pitaloka. (Januari 2017), “Peran Komunitas Seni Rupa “ORArT-ORET” sebagai Wadah Ekspresi Seni Masyarakat Kota Semarang”, dalam IMAJINASI, Jurnal Seni, XI/01, UNNES, Semarang.

Sukarini, N. W., Beratha, N. L. S., & Rajeg, I. M. (2019). Industrialisasi Seni Kriya Di Desa Mas, Gianyar. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(1), 45-52. https://doi.org/10.31091/mudra.v34i1.634

Suwarno Wisetrotomo. (10-14 November 2006), “Seni Rupa Kontemporer Indonesia: Ikhwal Estetika, Representasi, dan Merawat Kebudayaan”, dalam Konferensi Estetika Internasional Asian Society of Art

Villa Prana Shanti, Bali.

Pitts, Phillippa. (30 Oktober 2012), What is the role of arts organizations in society & their place in the community?.

http://www.artsjournal.com

Daftar Nara Sumber/Informan

Somad, Abdullah (37), Hand lettering artist, Founder Komunitas Surakarya. Wawancara tanggal 15 Mei 2017 di Saffron, Surakarta.

Muti’ah S., Insannita (27), Hand lettering artist, Members Komunitas Surakarya. Wawancara tanggal 10 Desember 2017 di Conejo Mexican Fusion, Surakarta.

Soedarno, Hindi C., Hand lettering artist, Workshop Participant. Wawancara tanggal 20 Spetember 2017 di Arje’s Kitchen, Suarakarta.

Published
2019-09-06
How to Cite
Utami, A., Adib, A., & Widodo, S. (2019). Peran Komunitas Seni Dalam Mengembangkan Karya Hand Lettering Di Era Digital. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(3), 310-318. https://doi.org/10.31091/mudra.v34i3.669
Section
Articles