Nilai-Nilai Budaya Dalam Tam Tam

  • Ni Nyoman Karmini
Keywords: nilai budaya, sastra bali tradisional, geguritan tam tam

Abstract

Tam Tam merupakan karya sastra Bali tradisional berbentuk geguritan. Geguritan memiliki sistem konvensi yang khas, yakni menggunakan pupuh. Setiap pupuh memiliki fungsi, dani padalingsa. Dalam tulisan ini, Geguritan Tam Tam dijadikan objek penelitian. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengenai nilai-nilai budaya dalam Tam Tam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif sekaligus penelitian sastra yang dilaksanakan di perpustakaan. Data diperoleh dengan menggunakan metode dokumentasi dengan teknik catat. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode hermeneutika. Hasil penelitiannya, ditemukan banyak sekali nilai budaya yang termuat dalam Tam Tam dan implisit di dalamnya tentang hukum karma phala.   

References

Alsa, Asmadi. 2004. Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif serta Kombnasinya dalam Penelitian Psikologi: Suatu uraian singkat dan contoh berbagai tipe penelitian. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Bagus, I.G.N. dan I Ketut Ginarsa. 1978. Kembang Rampe Kesusastraan Bali Purwa. Buku I. Singaraja: Balai Penelitian Bahasa.

Karmini, Ni Nyoman. (2008). ”Sosok Perempuan dalam Teks Geguritan di Bali: Analisis Feminisme”. Disertasi Program Doktor Linguistik. Universitas Udayana, Denpasar.

Karmini, Ni Nyoman. 2011. Teori Pengkajian Prosan Fiksi dan Drama. Pustaka Larasan bekerja sama dengan Saraswati Institut Press, Denpasar.

Karmini, Ni Nyoman. 2016. ”Nilai-nilai Budaya dalam Geguritan Tam Tam”. Penelitian yang ditaruh di Perpustkaan, Tabanan: IKIP Saraswati.

Parisada Hindu Dharma. 1967. Upadeça.

Putra, I Nyoman Darma. 2010. Tonggak Baru Sastra Bali Modern. Pustaka Larasan, Denpasar.

Ratna, I.N. Kutha. 2004. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Published
2019-02-12
How to Cite
Karmini, N. N. (2019). Nilai-Nilai Budaya Dalam Tam Tam. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(1), 8-18. https://doi.org/10.31091/mudra.v34i1.630
Section
Articles