Genealogi Sosiokultur Musikalitas Sonai Gandai Mukomuko Bengkulu

  • Bambang Parmadi FKIP, Universitas Bengkulu
Keywords: Genealogi, Sosiokultur, musikalitas, Sonai

Abstract

Eksistensi kesenian dalam masyarakat terkait dengan fungsi dan guna kesenian tersebut bagi masyarakat tersebut. Secara konseptual, fungsi berarti hubungan fungsi tersebut dengan organisme sosial. Fungsi seni, terutama dari hubungan praktis dan intergritasnya, mereduksi menjadi tiga fungsi utama, yaitu: (1) untuk kepentingan social atau sarana upacara; (2) sebagai ungkapan perasaan pribadi yang dapat menghibur diri; dan (3) sebagai penyajian estetik. Kabupaten Mukomuko sebagai bagian dari provinsi Bengkulu memiliki kesenian yang sudah dikenal secara luas oleh masyarakat yaitu Tari Gandai. Tari Gandai diyakini berasal dari mitologi Malin Deman di wilayah Kecamatan Malin Deman Kabupaten Mukomuko. Malin Deman sendiri diyakini sebagai nenek moyang suku bangsa Pekal yang menciptakan tari Gandai beserta alat musik pengiringnya yaitu gendang (odap dalam bahasa lokal)  dan serunai (Sonai  dalam bahasa lokal). Sonai adalah alat musik tradisional tiup aerophone, tergolong dalam end blown flute atau bamboo clarinet yang berfungsi sebagai pembawa melodi tutur tradisi yang dimainkan secara perorangan (solo). Alat musik ini diyakini berasal dari suku bangsa Pekal yang ada di Kecamatan Malin Deman Kabupaten Mukomuko dan berkembang hingga ke seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko. perjalanan genealogi eksistensi alat musik Sonai pada masyarakat Mukomuko baik secara sosiokultur dan musikologi. Makna Sonai pada konteks pertunjukan sangalah utama sebagai leader, dan Sonai juga diyakini mempunyai kekuatan supranatural baik pemainnya. Dominasi Sonai tidak hanya pada pentunjukan musikalitasnya saja, namun telah menjadi identitas masyarakat Mukomuko sebagai kearifan lokal musik tradisi. Jenis penelitian adalah kajian budaya dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bersifat holistik-integratif,  thick description. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif dan menkondensasi data. Pada penelitian ini, verifikasi data dilakukan secara terus menerus sepanjang proses penelitian dilakukan. Sejak pertama memasuki lapangan dan selama proses pengumpulan data, peneliti berusaha untuk menganalisis dan mencari makna dari data yang dikumpulkan.

References

Anwar, M. Ichwan. 2004. “Warna Budaya Melayu Bengkulu”. Bunga Rampai Melayu Bengkulu. Bengkulu: Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu

Budhisantosa. 1991. “Pendidikan Seni Dan Globalisasi Budaya Dalam Konteks Sentral Dan Strategis”, Makalah seminar Nasional Pendidikan Seni Dan Globalisasi Budaya, Yoyakarta: ISI Yogyaakarta,

Mulyana, Dedy 2008. Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: Remaja Rosdakarya

Iriani, Yondri, Rois Leonard Arios, dan Femmy. 2008. “Kesenian Tradisional: Jenis, Tokoh, dan Penyebarannya di Kota Padang, Bengkulu, dan Palembang”. Padang: BPSNT Padang

James P. Spradley. 2006. Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana

Koentjaraningrat, 1986. Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Baru

Martarosa. 2002. “Musik Gamat Sebagai Musik Prosesi (Sebuah Tinjauan Sosial Budaya)” Jurnal ANTROPOLOGI FISIP Tahun IV, No. 6. Padang: Univesitas Andalas.

Merriam, Alan P. 1974. The Anthropology of Music. Northwestern: Northwestern University Press

Marsden, F.R.S. William. 2016. Sejarah Sumatra “The History of Sumatra”. Yogyakarta: Indoliterasi.

Merriam, Alan P. 1980. The Anthropology of Music. Evanston Illinois: Northwestern University Press.

Miles, dkk. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook. United State of America: SAGE Publications, Inc.

Pakpahan,Frita Anjelina. 2014.“Tradisi Gandai Dalam Konteks Upacara Perkawinan Pada Masyarakat Pekal Di Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu: Deskripsi Pertunjukan, Perubahan, Dan Fungsinya” Medan: FIB Universitas Sumatera Utara

Ranade, Ashok Da. 2006. Music Context: A Concises Dictionary of Hindustani Music. New Dehli: Promilla & Co Publisher

Published
2021-02-23
How to Cite
ParmadiB. (2021). Genealogi Sosiokultur Musikalitas Sonai Gandai Mukomuko Bengkulu. Mudra Jurnal Seni Budaya, 36(1), 121-127. https://doi.org/10.31091/mudra.v36i1.1317
Section
Articles