Brayut dan Tantrayana di Bali
DOI:
https://doi.org/10.31091/mudra.v31i1.252Keywords:
Brayut, Tantrayana, local geninsAbstract
Brayut adalah tokoh mitos yang sangat fenomenal dalam kebudayaan Bali. Dia dipuja dan dimohonkan anugrahnya agar orang bisa mendapat ketoronan, di sisi lain dia dihujat sebagai keluarga yang kurang mem perhatikan kesejahteraan keluarga karena banyaknya anak yang dimilikinya. Kini kehadirannya banyak menghiasi taman sebagai dekorasi. Brayut digambarkan sebagai keluarga absurd secara sekilas dalam karya sastra berbentuk geguritan Brayut. Di balik absurditas yang digambarkan di bagian awal geguritan dimak sud sebenamya dalam geguritan ini tersimpan konsep-konsep ajaran Tantrayana yang pengaruhnya sangat kuat dalam sistem keberagamaan masyarakat Hindu di Bali.Tantrayana adalah sebuah mazhab Hindu di India yang kemudian mengalami lokalisasi di Bali.Hal ini dimungkinkan karena adanya lokal genius Bali yang memiliki konsep-konsep sejenis sehingga memungkinkan pencangkokan ajaran Tantrayana.
Downloads
References
Ardana, I Gusti Gede. (1986), "Local Geuius dalam Kehidupan Beragama", dalam Kepribadian Budaya
Bangsa. (Eds.: Ayatrohaedi). Pustaka Jaya, Jakarta.
Avalon, Arthur (Sir John Woodroffe). (1960), Prin ciples of Tantra (Tantra Tatva). Ganesh &
Co. Privite LTD, Madras.
___________. (1913), Tantra of the Great
Liberation (Mahanirvana Tantra). Luzac & Co, London.
Berg, CC. (1985), Penulisan Sejarah Jawa. BhratÂ
ara Karya Aksara, Jakarta.
Bosch, F.D.K. (1983), Masalah Penyebaran Kebu dayaan Hindu di Kepulauan Indonesia. Bhratara Karya
Aksara, Jakarta.
Chawdhri, L.R. (2006), Yantra, Mantra, and
Tantra. New Dawn Press,Inc, USA, India.
Fie, Victor M. (2003), The Tantra. Abhinav PubliÂ
cation, Delhi.
Geriya, I Wayan. (2000), Transformasi Kebu dayaan Bali Memasuki Abad XXI. Percetakan Bali,
Denpasar.
Ginarsa, Ketut. (1987), Bhuwana Tattwa Maha Rsi
Markandheya. Suka Jaya, Singaraja.
Goris, R. (1974), Sekte-sekte di Bali. Bhratara, Jakarta.
Magetsari, Noerhadi. (1986), Local Geuius Dalam Kehidupan Beragama, dalam buku Kepribadian
Budaya Bangsa (Local Genius). Pustaka Jaya, Jakarta.
Majumdar, R.C. (1998), Ancient India. Motilal
Banarsidass Publishers Private Limited, Delhi.
Mantra, Ida Bagus. (2006), Peradaban Lembah Sungai Shindu pemah dimuat dalam Majalah Kala
Wrtta, No.6, th III, Nopember 1963, kini diterbitkan dalam buku berjudul Menemui Dirt Sendiri.
Yayasan Dharma Sastra, Denpasar.
Mulder, Neils. (1999), Agama, Hidup Sehari-hari dan Perubahan Budaya. Jawa, Muangthai da
Filipina. Gramedia Pustaka Utama, Jakaria.
Nila,K. (1997) Mahanirwana Tantra. (terjemahan dari Tantra the Great Liberation). Upada Sastra,
Denpasar.
Nordholt, Henk Schulte. (2006), The Spell of Power. Sejarah Politik Bali 1650- 1940.
KITLV, Jakarta.
Gerry van Kliuken. (2007), Politik Lokal di
Indonesia. Yayasan Obor Indonesia bekerjasarna dengan KITLV, Jakaria.
Pemda Tingkat I Bali. (1985/1986), Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Bali. Proyek Penyuluhan
Agama dan Penerbitan Buku Agama, Denpasar.
Phalgunadi, I Gusti Putu. (2006), Sekilas Sejarah
Evolusi Agama Hindu. Widya Dharma, Denpasar.
Poespowardojo, Soeljanto. (1986), Pengertian Local Genius dan Relevansinya Dalam ModÂ
ernisasi, dalam buku Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius). Pustaka Jaya, Jakaria.
Sutaba, I Made. (1980), Prasejarah Bali. BU. Yayasan Purbakala Bali, Denpasar.
Sutaba, I Made, dkk. (2007), Sejarah Gianyar dari Jaman Prasejarah sampai Masa Baru Modern.
Pemerintah Kabupaten Gianyar, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Gianyar.
__________ (1980), Prasejarah Bali. Yayasan
Purbakala Bali, Denpasar.
Utama, I Wayan Budi. (2005), Perkembangan Agarna Hindu di Bali: Suatu Proses
Dialektis. Dalam Dharmasmrthi, Jurnal Ilmu Agama dan Kebudayaan Nomor 5 Vol III. Program
Magister Ilmu Agama dan Kebudayaan UNHI, Denpasar.
__________(2007), Tipat Banta!: Simbol Seks dan Penyatuan Komunitas. Dalam Dharmasmrthi, Jurnal Ilmu Agarna dan Kebu dayaan Nomor 7 Vol VI. Program Magister
Ilmu Agarna dan Kebudayaan UNHI, Denpasar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2016 I Wayan Budi Utama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Copyright on any open access article in a journal published by Mudra Jurnal Seni Budaya is retained by the author(s).
-
The Creative Commons Attribution License 4.0 formalizes these and other terms and conditions of publishing articles.