Peran Kearifan Lokal Masyarakat Jawa Untuk Melestarikan Batik Tradisi di Girilayu, Karanganyar, Indonesia

  • Desy Nurcahyanti Program Studi Doktor Ilmu Seni Rupa dan Desain FSRD ITB
  • Agus Sachari Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung
  • Achmad Haldani Destiarmand Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung
Keywords: tradition batik, Girilayu, local wisdom, Javanese society

Abstract

Rangkaian proses rumit yang menghasilkan nilai filosofi tinggi pada batik mulai ditinggalkan oleh masyarakat pembuatnya yakni para perajin batik. Fenomena menurunnya minat generasi muda untuk melanjutkan pembuatan batik tradisi di sentra-sentra batik merupakan masalah yang harus dipecahkan dari berbagai latar belakang, di antaranya secara sosial dan budaya. Solusi dan alternatif pemecahan masalah dengan menggunakan konsep kearifan lokal perlahan diterapkan kembali oleh para perajin batik di Girilayu. Tujuan penelitian ini antara lain: 1) mengetahui penyebab menurunnya pembuatan dan penggunaan batik tradisi dari segi sosial serta budaya, 2) mengetahui peran kearifan lokal masyarakat Jawa dari aspek efektifitasnya untuk melestarikan batik tradisi, dan 3) menguraikan cara penerapan kearifan lokal dalam melestarikan batik tradisi di Girilayu. Metode penelitian yang dipergunakan yakni wawancara mendalam pada para perajin batik di Girilayu sebagai pelaku, tokoh, dan pakar batik; serta studi pustaka referensif. Pendekatan antropologis dipergunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data berdasarkan realitas di masyarakat. Penelitian ini menemukan bahwa peran kearifan lokal masyarakat Jawa dalam melestarikan batik tradisi di Girilayu dapat berjalan efektif melalui dukungan pendidikan keluarga dan sekolah secara intensif.

References

Amanda, Irine Carissa Desmaristi. (2018), “Identifikasi Bentuk-bentuk Kearifan Lokal dalam Sistem Religi Masyarakat Situs Sangiran Studi Kasus di Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar”, in the Jurnal Sangiran, VII/1, Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran, Sragen.

Astuti D., Siti Irene. (11th July 2012), “Kearifan Lokal sebagai Modal Sosial dalam Pendidikan Karakter di Sekolah”, in the Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Program Studi Ilmu Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Negeri Makasar, at Gedung AD Lantai 5 PPs UNM.

Budiyono & Yoga Ardian Feriandi. (27th April 2017), “Menggali Nilai-nilai Kearifan Lokal Budaya Jawa sebagai Sumber Pendidikan Karakter”, in the Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling, Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas PGRI Madiun.

Cynthia, Ida & Dedi Alfiandri. (2011), Dampak Kekuatan Budaya Indonesia dalam Industri Kreatif, Global Citra Media, Jakarta.

Diskominfo. (29 September 2017), Tugu Tri Dharma, Infografik Kabupaten Karanganyar, http://www.karanganyarkab.go.id/20170929/tugu-tridharma/.

Elliot, Inger McCabe & Brian Brake. (2004), Batik:Fabled Cloth of Java, Periplus, New York, United Kingdom.

Endraswara, Suwardi. (2018), Falsafah Hidup Jawa: Menggali Mutiara Kebijakan dari Intisari Filsafat Kejawen, Cakrawala, Yogyakarta.

Fajarini, Ulfah. (March 2014) “Peranan Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter”, in the Sosio Didaktika: Social Science Education Journal, I/ 2, Faculty of Educational Science UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta.

Ihromi, T. O. (2004), Pokok-pokok Antropologi Budaya, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.

Inawati, Asti. (2014), “Peran Perempuan dalam Mempertahankan Kebudayaan Jawa dan Kearifan Lokal” Musâwa, XIII/2, Pusat Studi Wanita UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Yogyakarta.

Kuntowijoyo. (2004), Raja, Priyayi, dan Kawula: Surakarta 1900 – 1915, Ombak, Yogyakarta.

Mardikantoro, Hari Bakti. (2013), “Bahasa Jawa sebagai Pengungkap Kearifan Lokal Masyarakat Samin di Kabupaten Blora”, in the Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, V/2, Department of Sociology and Anthropology, Faculty of Social Sciences, State University of Semarang, Semarang.

Mulder, Niels. (2005), Mysticism in Java: Ideology in Indonesia, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Ningsih, Zain Rochmati. (2018), “Kearifan Lokal Masyarakat Jawa dalam Novel Genduk Sundari Mardjuki (Kajian Antropologi Sastra)”, in the Jurnal Mahasiswa Unesa, I/1, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya, Surabaya.

Pramono, Kartini. (2013), “Nilai Kearifan Lokal dalam Batik Tradisional Kawung”, in the Jurnal Filsafat, XXIII/2, Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Purwadi. (2005), Upacara Tradisional Jawa: Menggali Untaian Kearifan Lokal, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

_______. (2007), Sistem Pemerintahan Kerajaan Jawa Klasik, Pujakesuma.

Situngkir, Hoki. (2016), Kode-kode Nusantara, Exposé, Jakarta Selatan.

Team. (2017), Batik: The Colors of Life. Jakarta: Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Widodo, Wahyu. (2018), Mantra Kidung Jawa: Mengurai yang Lingual hingga Transendental, UB Press, Malang.

Wiranata, I Gede A. B. (2011), Antropologi Budaya, PT Citra Aditya Bakti, Bandung.

Published
2020-07-09
How to Cite
Nurcahyanti, D., Sachari, A., & Destiarmand, A. (2020). Peran Kearifan Lokal Masyarakat Jawa Untuk Melestarikan Batik Tradisi di Girilayu, Karanganyar, Indonesia. Mudra Jurnal Seni Budaya, 35(2), 145-153. https://doi.org/10.31091/mudra.v35i2.816
Section
Articles