Resepsi Masyarakat Yogyakarta Terhadap Drama Radio “Parahara Tegalreja”

  • Nur Sahid Jurusan Seni Teater, Fak. Seni Pertunjukan, ISI Yogyakarta
  • M Dwi Marianto Jurusan Seni Murni, Fak Seni Rupa dan Desain, ISI Yogyakarta
  • Purwanto - Jurusan Seni Teater, Fak. Seni Pertunjukan, ISI Yogyakarta
Keywords: drama radio, nasionalosme, teori penerimaan, metode kuantitatif

Abstract

Penelitian terhadap resepsi audiens terhadap drama radio “Parahara Tegalreja” ini bertujuan untuk mengetahui resepsi atau tanggapan audien masyarakat Yogyakarta. Dari resepsi itu akan dapat diketahui apakah responden menganggap “Parahara Tegalreja” sebagai karya yang (1) sangat buruk, (2) buruk, (3) cukup, (4) baik, (5) sangat baik. Makna drama radio ini ditentukan oleh dominasi penilaian mereka pada lima aspek tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaf. Teori yang dipergunakan mendekati objek penelitian adalah teori resepsi teater. Teori resepsi merupakan teori yang mengkaji penerimaan audiens tentang apresiasinya terhadap karya seni. Teori resepsi berbicara  mengenai bagaimana orang-orang selain pengarang atau pencipta menyumbang makna sebuah karya seni. Hasil penelitian  ini menunjukkan bahwa dari 151 orang responden, maka 50% lebih diantaranya menganggap drama radio “Prahara Tegalreja” menunnjukkan kualitas yang baik. Sekitar 40% responden menilai  “Prahara Tegalreja” baik. Responden yang menilai drama ini buruk dan sangat buruk kurang 5%. Dapat disimpulkan   bahwa  prosentase jumlah responden yang meresepsi drama radio ini sebagai karya yang berkualitas berjumlah 50%+40%: 90%. Artinya sebagian besar responden merespon atau menerima dengan baik drama radio tersebut. Dengan demikian drama ini baik untuk dinikmati masyarakat.  

References

Abdullah, Imran T, 1994, “Reseps Sastra Teori dan Penerapannya”, Dimuat dalam Jabrohim Ed., Teori Penelitian Sastra, Yogyakarta: Masyarakat Poetika Indonesia IKIP Muhammadiyah Indonesia.

Fortier, Mark, 1997, An Introduction Theory/ Theatre, New York: Routledge.

Kartodirjo, Sartono. 1992, Pengantar sejarah Indonesia Baru 1500-1900 Dari emporium sampai Imperium, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Murbandono H.S., L. 2006. Drama Radio Indonesia 1980-an Tantangan Pendidikan dan Pembangunan Manusia, Malang: Pustaka Kayu Tangan dan Radio Nederland Wereldomroep.

Purwanto, 2006. Pemberdayaan Produksi Drama Radio Berbasis Akting Auditif dan Teknologi Rekam Digital di Bantul, Yogyakarta: LPM ISI Yogyakarta dan Program Vucer DP2M, Dirjen Dikti, Depdiknas.

Nur Sahid, Sukatmi Susantina, Niko Septiawan, Purwanto, 2017, “Penciptaan Drama Radio Ratu Adil: Prahara Tegalreja sebagai Media Pendidikan Karakter”, Denpasar: Mudra Jurnal Seni Budaya, Vol 32, No. 1, 2017, ISI Denpasar.

Renggani, Titik, 2014, Drama Radio, Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Segers, Rien T., 1978, The Evaluation of Literary Text, Lisse: The Preter de Ridder Press.

Soeratno, Siti Chamamah, 1994, “Penelitian Resepsi Sastra dan Problematiknya”, Dimuat dalam Jabrohim Ed., Teori Penelitian Sastra, Yogyakarta: Masyarakat Poetika Indonesia IKIP Muhammadiyah Indonesia.

Suhartono, 1994. Sejarah Pergerakan Nasional, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Syamsudin, Nazarudin. 1988. Bung Karno: Kenyataan Politik dan Kenyataan Praktik, Jakarta: CV Rajawali.

Teeuw, A., 1983, Sastra dan Ilmu Sastra, Jakarta: Pustaka Jaya.

Published
2019-02-12
How to Cite
Sahid, N., Marianto, M., & -, P. (2019). Resepsi Masyarakat Yogyakarta Terhadap Drama Radio “Parahara Tegalreja”. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(1), 1-8. https://doi.org/10.31091/mudra.v34i1.629
Section
Articles