Analisis Pertarungan Wacana Video Pendek Covid-19 di Media Sosial

  • I Komang Arba Wirawan Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar
  • Dewa Made Dermawan
  • I Wayan Mudra
Keywords: analisis, pertarungan, video pendek, covid -19, media sosial

Abstract

Kecepatan teknologi digital berdampak terhadap produksi film atau video pendek, pola distribusi, dan konsumsi yang sangat cepat pada era Covid-19 ini. Kehadiran video pendek Covid-19 di Indonesia sangat variatif, kreatif dan inovatif membawa pertarungan wacana di kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertarungan wacana video pendek Covid-19 di media social khususnya WhatsApp (WA), mulai 13 April s/d 5 Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualittatif didukung data kuantitatif, dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner secara on line. Sumber data utama penelitian ini adalah delapan video pendek terpilih mengenai kampanye Covid-19 yang pernah beredar di media sosial WA berbahasa Indonesia. Teori yang dipergunakan adalah teori wacana, (Stuart Hall) dan estetika (Virilio). Kedua teori ini diaplikasikan secara eklektik untuk menganalisis secara kritis proses konsumsi video pendek Covid-19 oleh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pendek kampanye Covid-19 yang beredar di media WhatsApp ada dua model yang melakukan pertarungan wacana bertujuan untuk kepentingan politik. Kelompok video pertama mengandung muatan hoax bertujuan untuk menimbulkan kepanikan di masyarakat, dan kelompok video kedua bertujuan membangun kesadaran masyarakat dalam menghadapi Covid-19. Video yang kedua ini adalah video yang mendukung kampanye pemerintah, sebagai wacana tanding menenangkan wacana video pendek kampanye Covid-19. Pada kedua jenis video ini tergambar pertarungan wacana ideologi, politik dan ekonomi dalam memenangkan dan memengaruhi masyarakat melalui media social. Kesimpulannya video pendek Covid-19  yang beredar di media sosial wacana pertarungannya didasari atas berbagai kepentingan, dan tidak semata-mata hanya bertujuan baik.

References

Annistri, Ayunindya, Mohammad Syahriar Sugandi, (2019). Analisis Wacana Kritis Sara Mills dalam Video Klip Musik Despacito Karya Luis Fonsi, Jurnal Dialektika Vol 6 No 1: Program Studi Ilmu Komunikasi, Publisher: Fakultas Komunikasi dan Bisnis Universitas Telkom

Anom A., & Revias Purwa Kusuma M. (2019). Pengungkapan Estetika Fotografi “Instagramable” Di Era Pariwisata Destinasi Digital. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(3), 319-324. https://doi.org/10.31091/mudra.v34i3.787

Ardianto D., & Riyanto B. (2020). Film Tari; Sebuah Hibridasi Seni Tari, Teknologi Sinema, dan Media Baru. Mudra Jurnal Seni Budaya, 35(1), 112-116. https://doi.org/10.31091/mudra.v35i1.856

Aziza Listiana, AdistikahAqmarina, (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease, Kementerian Kesehatan RI: Jakarta.

Bardici, Minavere Vera (2012). A Discourse Analysis of the Media Representation of Social Media for Social Change - The Case of Egyptian Revolution and Political Change. Thesis Submitted for Completion of Master of Communication for Development, Malmö University: Sweden

Eriyanto, (2001). Analisis Wacana. LKiS: Yogyakarta.

Ferninaindis N. K., Wirawan I. K., & Santosa H. (2020). Penerapan Konsep Warna Dingin Pada Tata Artistik Program Televisi Dunia Anak TVRI Bali. Mudra Jurnal Seni Budaya, 35(1), 40-47. https://doi.org/10.31091/mudra.v35i1.715

Hall, Stuart.(2011), Budaya, Media, Bahasa. Yogyakarta: Jalasutra.

Juditha, Christiany, (2018), To Reduce The Spread of Hoax, Symbolic Interactionism in Anti Hoax Virtual Community, Puslitbang Aplikasi Informatika dan Informasi Komunikasi Publik: Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Kurnia, Ari. (2017). Fenomena Akun Anonim di Media Sosial Sebagai Sumber Informasi dan ekonomi. Journal Communication Spectrum, Vol. 4 No. 2 Februari t Juli 2017, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakri

Moleong, J. Lexy (2017). Metodelogi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi), PT. Remaja Rosdakarya: Bandung.

Pa˘trut, Bogdan¸ Monica Pa˘trut, (2014). Case Studies on the Political Power of Social Media. Vasile Alecsandri University of Bacau: Romania.

Prawitasari, Regina Wikan Pangrepti, (2014). A Critical Discourse Analysis Of Three (3) Advertisement Entitled “Always on,Bebas Itu Nyata” Girl’sVersion. Thesis Study program ofEnglish Department of Languages and Literature, Faculty of Cultural Studies: University Brawijaya

Sarmita, I Made, (2019). Wacana KB Krama Bali: Analisis Persepsi Warganet di Media Sosial FaceBook. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol 9 No 2 (2019): Dunia Politik dan Hospitaliti Perempuan Bali, Publisher: Pusat Kajian Bali Universitas Udayana.

Setyorini Nurul, (2017). Perempuan dan Kejahatan Cyber: Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Perempuan di Media Sosial. Jurnal Studi Kultural: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia/ Universitas Muhammadiyah Purworejo.

Walter, Ekaterina, Jesica Gioglo, (2014). How to Use Visuals, Videos, and Social Media to Market Your Brand “The Power Of Visual Storytelling”. New York Chicago San Francisco Athens London Madrid Mexico City Milan New Delhi Singapore Sydney Toronto.

Wirawan, I Komang Arba, (2017). Komodifikasi Tubuh Perempuan dalam Kover Majalah Playboy, Pusat Penerbitan LP2MPP: ISIDenpasar.

Published
2021-02-18
How to Cite
WirawanI. K., DermawanD. M., & MudraI. W. (2021). Analisis Pertarungan Wacana Video Pendek Covid-19 di Media Sosial. Mudra Jurnal Seni Budaya, 36(1), 75-80. https://doi.org/10.31091/mudra.v36i1.1105
Section
Articles