Pendekatan Antropometri Kaki Orang Indonesia Pada Desain Master Shoe Last Bagi Industri Kecil dan Menengah
DOI:
https://doi.org/10.31091/mudra.v34i3.532Keywords:
antropometri kaki, desain master shoe last, IKMAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor yang memengaruhi kualitas shoe last (cetakan sepatu) di Industri Kecil dan Menengah (IKM) persepatuan dilihat dari ukuran (penomoran) dan bentuk shoe last tersebut. Produk sepatu dituntut memiliki kenyamanan sebagai salah satu aspek penting dalam perancangannya. Aspek kenyaman ditentukan oleh ukuran dan bentuk shoe last yang dipengaruhi oleh kualitas ketepatan ukuran dan bentuk master shoe last-nya. Kualitas ukuran dan bentuk shoe last belum dilihat sebagai salah satu aspek penting oleh pengrajin di IKM persepatuan. Umumnya mereka lebih mengutamakan aspek modelnya saja yang lebih diprioritaskan. Oleh karena itu, terdapat ketidakseragaman ukuran dalam penomoran sepatu dan ketidaksesuaian ukuran sepatu dengan standar ukuran pada sistem mondopoint maupun Eropa yang dibuat oleh para produsen. Selain itu, terjadi juga kesalahan proses pembentukan pada tahapan perancangan master shoe last. Perubahan bentuk kaki (punggung kaki/ lengkung kaki/ dan tumit) pada saat menggunakan sepatu/sandal dan high heel, kurang diperhatikan oleh para pembuat master shoe last sehingga bentuk yang dihasilkan tidak sesuai dengan karakter kaki pengguna, khususnya orang Indonesia. Hal penting lainnya yang harus diperhatikan dalam pembuatan master shoe last, terdapat pada bentuk bagian toe-box dan back counter. Hasil penelitian ini adalah dihasilkannya sebuah prototype master shoe last untuk jenis sepatu high heel, yang telah disesuaikan dengan antropometri kaki dan karakteristik kaki orang Indonesia.
Downloads
References
Azhari, M. A., Wahyuning, C. S., & Irianti, L. (2015). Rancangan Produk Sepatu Olahraga. Reka Integra No.04, Vol.03, 241-252.
Baba, K. (1975). Foot Measurement for Shoe Construction with reerence to the Relationship Between Foot Length, Foot Breadth, and Balll Girth. Journal Human Ergology, Vol. 3, 149-156.
Barnish, M. S., & Barnish, J. (2016). High-heeled Shoes And Musculoskeletal Injuries: A Narrative Systematic Review. BMJ Open, 6, e010053.
Finding the right shoe size with Sioux. (2018, July 29). Retrieved from Sioux: https://www.sioux.de/en/shoe-know-how/shoe-size-and-fit/shoe-size-conversion/
Gerdes, A. (2013). AG Leathers. Retrieved from http://www.agleathers.com/:http:// www.agleathers.com/product/free-e-book-shoes-dont-fit/
Goonetilleke, R. S. (2012). The Science of Footwear. CRC Press.
Lee, S. (2011). Combined Effects of High-heeled Shoes and Load Carrriage on Gait and Posture in Young Healthy Women. Ottawa: School of Human kinetics Faculty of Health Sciences University of Ottawa.
Lin, L.-Y., & Chen, C.-H. (2015). Innovation and Ergonomics Consideration for Female Footwaear Design. Procedia Manufacturing 3, 5867-5873.
Mardani, R. (2014). Analisis Kesesuaian Antropometri Kaki Orang Indonesia dengan Ukuran Sepatu British, Amerika, dan Eropa. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.
Pivecka, J. (1994). Practical Handbook on Shoe Production. Eschborn: Protrade: Footwear and Leathergoods Division.
Shoesizes.co. (2018, July 30). Retrieved from The Official International Shoe size Conversion Chart: http://www.shoesizes.co/
Sulistyadi, K., & Susanti, S. L. (2003). In Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Sahid.
Sunarya, D. (2018, February 12). Cara pembuatan shoe last sepatu. (M. A. Waskito, Interviewer)
Waskito, M. A., & Wahyuning, C. S. (2013). Perancangan Master She Last Seagai Usaha Meningkatkan Kualitas Ergonomi Poduk Sepatu Wanita yang Dikembangkan Melallui Metoda Quality Function Deployment. Bandung: LPPM - Itenas.
Younus, D. M., Ali, D., Memon, D. A., Ismail, D., & Qazi, D. (2014). High Heel Shoes; Outcome of Wearing in Young Generation:A Cross Sectional Study. The Professional Medical Journal, 7.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Copyright on any open access article in a journal published by Mudra Jurnal Seni Budaya is retained by the author(s).
-
The Creative Commons Attribution License 4.0 formalizes these and other terms and conditions of publishing articles.