Creation of Contemporary Batik with Brush Stroke Motifs Using Layering Technique
Main Article Content
Abstract
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Copyright on any open access article in a journal published by Mudra Jurnal Seni Budaya is retained by the author(s).
-
The Creative Commons Attribution License 4.0 formalizes these and other terms and conditions of publishing articles.
References
Aini, S., & Affanti, T. B. (2022). PENCIPTAAN BATIK KONTEMPORER DENGAN CAP BERBAHAN KERTAS. Imajinasi: Jurnal Seni, 16(1), 25–32.
Amanaturrosyidah, O. (2017). Ketahui Proses Membuat Batik dan Cara Mewarnainya. kumparan.
Averoussina, F. B., Bastaman, W. N. U., & Ramadhan, M. S. (2023). PENGEMBANGAN REKALATAR PADA KAIN BATIK BRUSH MOTIF KALA KELAYANG INDONESIA DENGAN TEKNIK SULAM. eProceedings of Art & Design, 10(3).
Bastomi, S. (2012). Estetika Kriya Kontemporer dan Kritiknya. Semarang: UNNESPress.
Deyrup, A. (1971). Getting started in batik. Bruce Collier-Macmillan.
Ernawati, E. (2019). Kajian Estetika Seni Batik Kontemporer Melalui Karya Kolaborasi Seniman Agus Ismoyo-Nia Fliam. Studi Budaya Nusantara, 3(1), 64–84.
Fardhani, A. Y. (2019). Rasa pada Gatra yang Rumpang: Dekonstruksi dan Rekonstruksi Batik sebagai Inspirasi Berkarya, Pengantar Tugas Akhir Magister. Institut Teknologi Bandung.
Hasanudin. (2001). Batik Pesisiran: Melacak Pengaruh Etos Dagang Santri pada Ragam Hias Batik. Kiblat Buku Utama.
Holowko, R. (2021). How to create the most common surface pattern repeats. Pattern and Design.
Howkins, J. (2002). The Creative Economy: How People Make Money from Ideas. Penguin Books Limited.
Itsnaini, F. M., & Prasetya, A. W. (2022, Oktober). Batik Sembung di Yogyakarta, Lestarikan Budaya dengan Belajar Membatik Halaman all—Kompas.com.
Kelayang Indonesia. (2022). Retrieved from Kreasi Jabar.
Kementrian Perdagangan RI. (2022, Februari 14). Dari Expo 2020 Dubai, Batik jadi Incaran Kolektor Dunia.
Kusrianto, A. (2013). Batik: Filosofi, motif, dan kegunaan (B. Rini W, Ed.; Ed. 1). Penerbit Andi.
Madi, I. (2004). Clive Bell Dan Seni Formalistik. Jurnal Seni Rupa STSI Surakarta, 1(2), 82.
Musman, A., & Arini, A. B. (2011). Batik: Warisan Adiluhung Nusantara. G-Media.
Nurcahyanti, D., & Affanti, T. B. (2018). Pengembangan Desain Batik Kontemporer Berbasis Potensi Daerah Dan Kearifan Lokal. Jurnal Sosioteknologi, 17(3), 391–402.
Nurohmad, N., & Eskak, E. (2019). Limbah Kertas Duplex Untuk Bahan Canting Cap Batik. Dinamika Kerajinan dan Batik, 36(2), 125–134.
Prayatna, I. W. D., Santosa, H., & Cora, T. I. R. (2021). Perkembangan fungsi dan makna kain tenun Gotya dalam industri fashion. Mudra Jurnal Seni Budaya, 36(1), 106–114.
Purwanto, P. (2015). EKSPRESI EGALITER, MOTIF BATIK BANYUMAS. Imajinasi: Jurnal Seni, 9(1), 13–24.
Rosyda. (t.t.). Pengertian Industri Kreatif: Jenis, Contoh & Kebijakan Pemerintah. Gramedia Blog.
Sabatari, W. (2006). Seni: Antara Bentuk dan Isi. Imaji, 4(2).
Setiati, D. N., & Astuti, Y. (2007). Membatik (1 ed.). KTSP.
Sukarna, T. H., & Ramadhan, M. S. (2018). Perancangan Batik Dengan Menggunakan Alat Sederhana Sebagai Alternatif Pengganti Cap. eProceedings of Art & Design, 5(3).
Sunarya, Y. Y. (2016). Batik Priangan Modern dalam Konstelasi Estetik dan Identitas. Jurnal Pendidikan Seni KAGUNAN, 4(2), 1–12.
Usop, T. B. (2021). Peran kearifan lokal masyarakat Dayak dalam mengembangkan batik Benang Bintik di Kalimantan Tengah. Mudra Jurnal Seni Budaya, 36(3), 405–413.