Visualisasi Identitas Islam Dalam Komunitas Virtual Palanta Urang Awak Minangkabau

  • Elda Franzia
  • Yasraf Amir Piliang
  • Acep Iwan Saidi

Abstract

Palanta Urang Awak Minangkabau merupakan salah satu komunitas virtual masyarakat etnis Minangkabau yang terbentuk di jejaring sosial Facebook. Komunitas virtual ini terbentuk sehagai ruang berkumpul dan bercakap di dunia maya, yang diperuntukkan untuk memupuk persaudaraan bagi masyarakat Minangkabau di mana pun berada. Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah atau adat yang berlandaskan agama Islam dan Al Qur’an dideklarasikan sebagai identitas etnis masyarakat Minangkabau. Sebagai identitas etnis, nilai-nilai Islami menjadi landasan kehidupan pribadi dan sosial. Penelitian ini clilakukan untuk memahami bentuk-bentuk visualisasi identitas Islam yang terwujud di ruang virtual khususnya dalam komunitas Palanta UrangAwak Minangkabau. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan cultural studies dan metode analisis semiotik. Penggunaan tanda-tanda visual menjadi wujud visualisasi identitas Islam dalam ruang virtual jejaring sosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi virtual foto profil anggota komunitas Palanta Urung Awak Minangkabau, untuk mengidentifikasi identitas Islam yang muncul di dalam komunitas virtual tersebut. Hasil penelitian menunjukkan ragam tanda visual yang digunakan untuk membentuk identitas Islam melalui foto profil anggota komunitas virtual Palant Urang Awak Minangkabau di jejaring sosial Facebook.

References

Afif, Aflhonul. (Desember 2009), “Identitas Sosial Orang Minangkabau yang Keluar dari Islam”, dalam Jurnal Psikologi, Volume 36 No.2, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta, dari http://jurnalpsikologi.ugm.ac.id/indeX.php/fpsi/article/view/53.

Amir, M. S. (2006), Adat 11/linarigkabau, Pola dan Tujuan Hidup Orang Minang, Cetakan Keenam, Penerbit Mutiara Sumber Widya, Jakarta.

Autenrieth, Ulla P., & Klaus Neumann-Braun. (2011), The Visual Worlds QfSneial Network Sites, Nomos, Deutchland.

Bahtiar, Edi. (2012), “Mengembalikan Fungsi Masjid Sebagai Sentra Peradaban Umat Manusia”, dalam Jurnal Penelitian Islam Empirik, Vol. 5, No. 2. Diunduh pada 5 Mei 2015 (http://pimstainkudus.ac.idfiiles/Empirik%20jul-des%202012.pdf).

Barker, Chris. (2008), Cultural Studies, Theory & Practice, Third Edition, Sage Publication, Ltd., London.

(2000), Cultural Studies, T hemy & Practice atau Cultural Studies: Teori & Praktek (2011), terjemahan Nurhadi, Edisi Ketujuh, Kreasi Wacana, Bantul.

Dameria, Anne. (2007), Color Basic, Link & Match Graphic, Jakarta.

Eco, Umberto. (1976), A Theory of Semiotics atau Teori Semiotika: Signzfikasi Kornunikasi, Teori Kode, Serra Teori Produksi —Tana'a, terjemahan Inyiak Ridwan Muzir (2009), Kreasi Wacana, Yogyakarta.

Hadriani P. (2011), “Tampil Keren dengan Baju Koko”. Diunduh pada 4 Mei 2015.(http://www.tempo.co/read/news/2011/08/24/110353300/Tampil-Keren-dengan-Baju-Koko).

Isnaeni, Hendri F. (2015), “Nasionalisme Peci”.Diunduh 4 Mei 2015.

(http://historia.id/retro/nasionalisme-peci).

Istoqomah, Supriyati. (2011), “Ringkasan Hasil penelitian 2011: Supriyati Istoqomah”. Diunduh 4 Mei 2015. (https://lemlitlampung.wordpress.cum/tag/rukum-iman-dan-rukun-islam/).

Ittihadiyah, Himayatul. (2008), “Merunut Identitas Islam Indonesia, Kajian Historiografi Menurut Ulama Kontemporer Yogyakarta, Perspektif

Muhammadiyah, NU, HTI, dan MMI”, dalam Jurnal Penelitian Agama, Vol. XVII, No. 3.

Ramayulis, et al (2011), ABS-SBK Dalam Masyarakat Minangkabau, Kajian Alat Kelengkapan dan Atribut Adat Dalam Batagak Penghulu, UPTD Museum Nagari Dinas Budpar Pemprov Sumatera Barat dan Lembaga Penelitian IAIN Imam Bonjol, Padang.

Roihah, Imaiatur (2008), Implikasi Teori Kognitif Jean Piaget Dalam Pembentukan Kepribadian Muslim pada Anak Usia Seknlah 7-12 Tahun.

Skripsi Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Rozi, Syahwan. (2012), “Konstruksi Identitas, Islam Perbatasan Sebuah Sintesis Terhadap Identitas Tradisional dan Identitas Modemis Dalam Paham Keagamaan di Daerah Rao Sumatera Barat”, Conference Proceedings Annual International Conference on Islamic Studies, AICIS XII, (http://eprints.uinsby.ac.id/297/1/Buku%204%20Fix_2.pdf)

Rustiyanti, Sri. (Mei 2014), “Estetika Randal Analisis Tekstual dan Kontekstual”, dalam MUDRA, Jurnal Seni Budaya, Volume 29 No.2, ISI Denpasar

Sismarni. (2009), “Jati Diri Perempuan Minangkabau Dalam Budaya Populer”. Diunduh 3 November 2014. (http://lppbi-fiba.blogspot.com/2009/04/jati-diri-perempuan-minangkabau-dalam.html)

Sjarifoedin, Amir. (2014), Minangkabau, Dari Dinasti lskandar Zulkarnain Sampai Tuanku Imam Bonjol, Edisi Revisi, Penerbit Gria Media Prima,

Jakarta.

Webadmin. (2013), “Dalil-dalil dan Hukum Mencukur Jenggot/Lihyah Bagi Laki-laki”. Diunduh 4 Mei 2015.(http://salafy.id/blog/2003/12/I9/dalil-

dalil-dan—hukum-mencukurjenggotlihyah-bagi-laki-laki/)

Penghulu Idrus Dt.Rajo,Rangkaian Mustika Adat Bsandi Syara’di Minangkabau,Bandung, Remaja Rosda Krya, 1994.

Published
2017-04-12
How to Cite
Franzia, E., Piliang, Y. A., & Saidi, A. (2017). Visualisasi Identitas Islam Dalam Komunitas Virtual Palanta Urang Awak Minangkabau. Mudra Jurnal Seni Budaya, 31(2). https://doi.org/10.31091/mudra.v31i2.26
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)