Balutan Identitas Maskulin pada Pengguna Tato dari Perspektif Fenomenologi Levinas

  • Arni Ernawati Universitas Dian Nuswantoro
  • Rustono Farady Marta Universitas Bunda Mulia

Abstract

Maskulinitas merupakan identitas yang berharga terkhusus bagi seorang laki-laki, tak heran banyak dari laki-laki mencoba berbagai cara untuk mengekspresikan maskulinitas mereka. Tato dianggap sebagai salah satu simbol maskulinitas bagi laki-laki. Tato dapat menjadi representasi identitas dan ekspresi seseorang, banyak dari laki-laki mengekspresikan diri mereka dengan simbol-simbol tato yang dilukis ditubuh mereka. Tato dalam pandangan masyarakat memiliki makna yang beragam, dalam beberapa komunitas masyarakat adat di Indonesia tato bahkan menjadi budaya yang sarat dengan pesan hidup sementara di masyarakat modern tato selain penyampai pesan juga sebagai unsur yang memiliki nilai estetika tersendiri. Simbol maskulinitas berupa tato dianggap memiliki nilai seni yang tinggi dan nilai pesan yang sangat baik untuk mengekpresikan pesan maskulin seseorang.

Author Biography

Rustono Farady Marta, Universitas Bunda Mulia
Dr. Rustono Farady Marta, S.Sos., M.Med.Kom. (蔡益安) or familiarly called "Frad". Obtained his bachelor degree in Communication Science at Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, then completed his Master's Degree in Post-Graduate Program of Media & Communication at Universitas Airlangga. Achievements in the field of research have been engraved when won the Best III at the Indonesia Media Research Awards and Summit (IMRAS) in 2014 (social media category) and the year 2015 (online media category). In 2016 received a Research Lecturer Scholarship from Tempo Institute, while 2017 awarded for National Research Grant for Dissertation by Ministry of Research, Technology and Higher Education Republic of Indonesia. To complete the study of Doctoral degree in Communication Sciences at Universitas Indonesia. Recently he was chosen as the top 10 winners of the best research proposal competition by the National Corruption Eradication Commission in 2018. The specialties of Frad are the identity studies and communication media sciences. Besides lecturing at University of Bunda Mulia, He was also entrusted as an assistant professor at the Faculty of Psychology at Atma Jaya Catholic University of Indonesia and focus in development of scientific journal by choosen as Advisor of Indonesian Communication Science Journal Publishers Association (APJIKI).

References

Altez, Fleurdeliz R, Albela. (2011). The Body and Transcendence in Emmanuel Levinas’ Phenomenological Ethics. Kritike, 5(1), 36–50.

Budiastuti, A., & Wulan, N. (2017). Konstruksi Maskulinitas Ideal Melalui Konsumsi Budaya Populer oleh Remaja Perkotaan. Mozaik Humaniora, 14(1), 8. https://e-journal.unair.ac.id/MOZAIK/article/view/3845.

Dalensang, R. F. (2019). SENI MELUKIS TUBUH “ Merekonstruksi Pemahaman dan Sikap Gereja Terhadap Fenomena Tato yang Berkembang di Kalangan Muda . Jurnal UNIERA 8(1), 47–57. https://journal.uniera.ac.id/jview/152.

Gumelar, R. G., & Mukhroman, I. (2015). Tato: Representatif Gender Dalam Perspektif Feminisme. Jurnal Kajian Komunikasi, 3(1), 71–80. https://jurnal.unpad.ac.id/jkk/article/view/7396.

Handani, I., & Azeharie, S. (2019). Analisis Semiotika Tato Tradisional Suku Mentawai. Koneksi, 3(1), 49. https://www.journal.untar.ac.id/index.php/koneksi/article/view/6144.

Hasyim, Nur. (2017). Kajian Maskulinitas dan Masa Depan Kajian Gender dan Pembangunan di Indonesia. Jurnal Sosiologi Walisongo, 1(1). 68. http://journal.walisongo.ac.id/index.php/JSW/article/view/1938.

Heriwati, Sri Hesti. (2010). SEMIOTIKA DALAM PERIKLANAN. Pendhapa, 1(1). 1–15. https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/pendhapa/article/view/1675.

I Nyoman Anom Fajaraditya Setiawan, I. N. J. (2016). Kajian Motivasi Tato Rangda pada Orang Bali. An1mage Jurnal Studi Kultural, 1(1), 28–34. https://journals.an1image.net/index.php/ajsk/article/view/46.

Jatnika, A. W., & Hermawan, F. F. (2018). Menjadi Lelaki Sejati : Maskulinitas Dalam Komik Daring Webtoon Indonesia. MUDRA : Jurnal Seni Budaya 33(1), 62. https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/mudra/article/view/158/188

Kurnia, N. (2004). Representasi Maskulinitas dalam Iklan. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 8(1), 17–36. https://https://jurnal.ugm.ac.id/jsp/article/view/11056.

Kusuma, P. K. N., & Nurhayati, I. K. (2019). Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Ritual Otonan Di Bali. Jurnal Manajemen Komunikasi, 1(2), 195. https://jurnal.unpad.ac.id/manajemen-komunikasi/aticle/view/10519.

Kusumawati, Tri Indah. (2016). KOMUNIKASI VERBAL DAN NONVERBAL. Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling, 6(2). 98. http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/al-irsyad/article/view/6618.

Linggosiswojo, S. G. (2016). Representasi Maskulinitas dalam Iklan Televisi Umild “Kode Cowo.” Jurnal E-Komunikasi, 4(2). http://publication.petra.ac.id/index.php/ilmu-komunikasi/article/view/4847/4456

Putra, Ferdian Ardani. (2015). STUDI FENOMENOLOGI TATO SEBAGAI IDENTITAS DIRI PADA PEMAKAI TATO DI JEMBER Paradigma Madani, 2(2), 105–126. https://ejurnal.uij.ac.id/index.php/PAR/article/view/44.

Rahmawati, Isnaini. (2017). Semiotik Teks Roland Barthes Dalam Kehidupan Kontemporer Umat Beragama Mengenai Fenomena Padu Padan Kebaya Jurnal Kebudayaan Dan Sastra Islam. 17(2). 887–894.https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/tamaddun/article/view/2532.

Rediasa, I. N. & Sutrisno, B. (2015). PERTUNJUKAN BODY PAINTING DI BALI SEBAGAI OBJEK PARIWISATA. Jurnal Kajian Seni, 02(01), 52–67. https://jurnal.ugm.ac.id/jks/article/view/11649/8654.

Rumbiati, A. R. & Putra, Y. Y. (2015). Konsep diri pada masyarakat mentawai yang memakai tato. Jurnal RAP UNP. 06(2). 114–125. http://ejournal.unp.ac.id/index.php/psikologi/article/view/6614.

Satria,Bara., Mathoesz, J. N., & Mamosey, W.E. (2018). NILAI BUDAYA TATOO PADA KALANGAN ANAK MUDA KOTA MANADO. Jurnal Holistik, (22), 1–17. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/holistik/article/view/22566.

Savitri, I. D. (2018). Budaya dan seni tato pada perempuan sebuah interpretasi ketimuran. Jurnal Studi Budaya Nusantara 1(2), 91. https://jsbn.ub.ac.id/index.php/sbn/article/view/25.

Setyawati, L. (2010). Keberagaman dan Eksklusi Sosial: Simbol Identitas dalam Ruang Publik. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 117–136. http://jmb.lipi.go.id/index.php/jmb/article/154.

Sobon, Kosmas. (2018). KONSEP TANGGUNG JAWAB DALAM FILSAFAT EMMANUEL LEVINAS. Jurnal Filsafat 28(1), 60-61. https://jurnal.ugm.ac.id/wisdom/article/view/31281

Sholekhuddin, T. (2016). KONTESTASI SIMBOLIK SENIMAN TATO PADA ARENA SURABAYA TATTOO ARTIST COMMUNITY. Terob 6(2), 614–632. https://e-journal.stkw-surabaya.ac.id/index.php/jtr/article/view/45.

Suyadi. (2019). Hibriditas budaya dalam ketoprak dor. Jurnal Masyrakat Dan Budaya, 21(2), 191–202. http://jmb.lipi.go.id/index.php/jmb/article/817.

Tanjung,Sumekar. 2012. Pemaknaan Maskulinitas pada Majalah Cosmopolitan Indonesia. Jurnal Komunikasi. 6(2). https://journal.uii.ac.id/jurnal-komunikasi/article/view/6383.

Umar, R. H . (2018). Makna Tato di Kalangan Pengguna Tato di Kota Palu. Konesik, 5(1), 3 https://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/Kinesik/article/view/10173/pdf.

Published
2020-09-09
How to Cite
Ernawati, A., & Marta, R. (2020). Balutan Identitas Maskulin pada Pengguna Tato dari Perspektif Fenomenologi Levinas. Mudra Jurnal Seni Budaya, 35(3), 296-307. https://doi.org/10.31091/mudra.v35i3.1039
Section
Articles