Pertunjukkan Ketoprak Lakon Pedhut Jatisrana Sebagai Media Pendidikan Karakter

  • Hari Setiawan Regional Language and Literature Education, Sebelas Maret University
  • Ani Rakhmawati urusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  • Atikah Anindyarini Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Abstract

Pertunjukkan ketoprak merupakan suatu pertunjukkan dengan menampilkan cerita kehidupan masyarakat Jawa yang banyak mengandung pesan dan nilai karakter yang sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari dengan dikemas dalam bentuk dialog dan adegan. Pendidikan karakter berguna untuk mengatur dan membina karakter masyarakat khususnya para remaja. Hal tersebut dikarenakan banyaknya karakter perilaku yang menyimpang dan memprihatinkan yang ditunjukkan oleh para remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai pendidikan karakter pada pertunjukkan ketoprak lakon Pedhut Jatisrana sebagai sarana dan media pendidikan karakter. Adapun sumber data pada penelitian ini dengan menyimak dan mengamati langsung video dokumentasi pertunjukkan ketoprak lakon Pedhut Jatisrana. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan analisis dokumentasi video pertunjukkan ketoprak lakon Pedhut Jatisrana. Adapun analisis data menggunakan pengamatan adegan dan dialog pada pertunjukkan ketoprak Pedhut Jatisrana. Pada hasil penelitian ditemukan adanya nilai pendidikan karakter yang dikemas dalam sebuah dialog pada pertunjukkan ketoprak Pedhut Jatisrana karya Bondan Nusantara tersebut. Adapun nilai pendidikan karakter yang ditemukan yaitu karakter peduli sosial, jujur, cinta damai, kerja keras, cinta tanah air, religius, dan rasa ingin tahu yang terdapat pada dialog-dialog pertunjukkan ketoprak tersebut. Adapun nilai-nilai pendidikan karakter berguna dan relevan sebagai sarana dan media pendidikan karakter untuk masyarakat saat ini. 

References

A. Sudrajat. “Mengapa Pendidikan Karater”. Jurnal Pendidikan Karakter, Volume 1, Nomor 1, 2011 pp. 47-58.

Agung. “Character Education Integrating in Social Studies Learning”. International Journal of History Education, Volume 12, Nomor 2, 2011 pp. 392-403.

Bagus, W.S., Kundharu, S., Ani R. “Sociological Aspect and Local Specificity in the Classical Ketoprak Script of Surakarta Style”. Journal of Languange and Literature, Volume 17, Nomor 2, 2017 pp. 144-151.

Faruk, Widada. (2017). Metode Penelitian Sastra: Sebuah Penjelejahan Awal. Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Hidayati, A., Zaim, M., Rukun, K., Darmasnyah. “The Development of Character Education Curriculum for Elementary Student in West Sumatra”. International Journal of Education and Research, Volume 2, Nomor 6, 2014 pp. 189-198.

Kajonius, P.J, Daderman, A.M. “Honesty-Humility and Liberal Values”. Journal of Psychology. Volume 10, Nomor 1, 2014 pp. 1-15.

Kesuma, D., Triatna, C., & Permana, J. (2013). Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Khasanah, M., Suyanto, S., & Sudiyanto, S. (2019). Nilai Pendidikan Karakter pada Wangsalan Sindhenan Karya Nyi Bei Mardusari. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(2), 172-176. https://doi.org/10.31091/mudra.v34i2.666

Lisbijanto. (2013). Ketoprak. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Purwaningtyas, Kuswarsantyo. (2018). Nilai Pendidikan Karakter Dalam Ragam Gerak Tari Srimpi Pandelori. Mudra Jurnal Seni Budaya, 33(2), 182-190. https://doi.org/10.31091/mudra.v33i2.329

Satoto, Soediro. (2012). Analisis Drama dan Teater Jilid I. Penerbit Ombak, Yogyakarta.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta, Bandung.

Published
2020-09-14
How to Cite
Setiawan, H., Rakhmawati, A., & Anindyarini, A. (2020). Pertunjukkan Ketoprak Lakon Pedhut Jatisrana Sebagai Media Pendidikan Karakter. Mudra Jurnal Seni Budaya, 35(3), 331-336. https://doi.org/10.31091/mudra.v35i3.1008
Section
Articles