Rasayatra: Eksplorasi Estetika Hindu ‘Nawarasa’ dalam Desain Interior Museum 3D Interactive Trick Art

Authors

  • I Kadek Dwi Noorwatha Program Studi Desain Interior, FSRD, ISI Denpasar, Jl. Nusa Indah, Denpasar, 80235, Indonesia
  • I Putu Udiyana Wasista Program Studi Desain Interior, FSRD, ISI Denpasar, Jl. Nusa Indah, Denpasar, 80235, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31091/mudra.v34i2.514

Keywords:

Desain Interior, Nawarasa, Estetika Hindu, Museum 3D Interactive Trick Art

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi estetika Hindu Nawarasa sebagai bagian dari karakter lokal Bali ke dalam desain interior kekinian di Bali. Estetika Hindu Nawarasa sebagai salah satu bagian dari taksu kesenian Bali, berhubungan juga dengan sembilan jenis situasi emosi (bhava) yang menimbulkan pengalaman estetis seseorang ketika berinteraksi dengan objek seni. Nawarasa terdiri dari  Shringara (cinta), Hasya (lucu), Karuna (belas kasihan), Raudra (marah), Vira (semangat), Bhayanaka (takut), Bibhatsa (jijik/muak), Adbhuta (takjub) dan Shanta (damai). Kesembilan ‘rasa’ tersebut akan diinterpretasikan ke dalam ruang arsitektural dengan analogi dramaturgikal, direkontekstualisasikan dari teks asli Nawarasa, sebagai kitab seni teater klasik India. Objek kasus yang dipilih adalah Museum 3D Interactive Trick Art yang akan dieksplorasi interior ruang utamanya menjadi 9 yang merupakan penafsiran secara visual dari estetika Hindu Nawarasa.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

I Kadek Dwi Noorwatha, Program Studi Desain Interior, FSRD, ISI Denpasar, Jl. Nusa Indah, Denpasar, 80235, Indonesia

Jurusan/Program Studi Desain Interior

I Putu Udiyana Wasista, Program Studi Desain Interior, FSRD, ISI Denpasar, Jl. Nusa Indah, Denpasar, 80235, Indonesia

Jurusan/Program Studi Desain Interior

Downloads

Published

2019-05-22

How to Cite

Noorwatha, I. K. D., & Wasista, I. P. U. (2019). Rasayatra: Eksplorasi Estetika Hindu ‘Nawarasa’ dalam Desain Interior Museum 3D Interactive Trick Art. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(2), 147–156. https://doi.org/10.31091/mudra.v34i2.514

Issue

Section

Articles