Pariwisata Dan Budaya Kreatif : Sebuah Studi Tentang Tari Kecak Di Bali

  • Ni Made Pira Erawati

Abstract

Perkembangan periwisata telah menyebabkan terjadinya transformasi budaya dari budaya agraris menuju pada budaya industri. Proses transformasi budaya itu juga terjadi dalam bidang seni pertunjukan, sehingga muncul kreativitas seni yang dapat dijadikan konsumsi wisata.  Pariwisata menjadi arena utuk memperjual belikan kesenian. Dengan memahami perkembangan Pariwisata sebagai arena ekonomi, maka tulisan ini bertujuan untuk mengetahui munculnya tari Kecak, merupakan sebuah budaya kreatif orang Bali dalam menyikapi kebutuhan wisatawan. Perkembangan Pariwisata telah menyebabkan munculnya kemasan tari Sanghyang menjadi tari Kecak sebagai budaya kreatif. Kondisi itu telah memunculkan berbagai permasalahan yang berimplikasi terhadap terjadi pemalsuan seni sakral sebagai seni tradisional yang melekat dengan upacara keagamaan (pseudo tradisional ritual art). Untuk menganalisis permasalahan tersebut dalam tulisan ini digunakan metode perpustakaan dan analisis perubahan sosial budaya. Perubahan sosial budaya tak akan dapat dielakkan sebagai dampak Pariwisata, sehingga terjadi komersialisasi budaya yang berimplikasi pada munculnya berbagai kreativitas. Munculnya berbagai kreativitas yang bersumber pada budaya tradisi, telah menyebabkan kaburnya antara seni sakral dengan seni profan.
Published
2019-06-27
How to Cite
Pira Erawati, N. M. (2019). Pariwisata Dan Budaya Kreatif : Sebuah Studi Tentang Tari Kecak Di Bali. Jurnal Seni Pertunjukan, 5(1), 1-6. Retrieved from https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/kalangwan/article/view/731
Section
Articles