Pengaruh I Wayan Suweca dan I Ketut Sukarata Terhadap Teknik Permainan Kendang Tunggal Bali

  • I Putu Danika Pryatna
  • I Komang Sudirga
  • I Kadek Suartaya
Keywords: I Wayan Suweca, I Ketut Sukarata, kendang tungal, pengaruh

Abstract

I Wayan Suweca dan I Ketut Sukarata merupakan seniman karawitan Bali yang memiliki pengaruh besar terhadap teknik permainan kendang tunggal, khususnya di Kota Denpasar dan umumnya di Bali. I Wayan Suweca dan I Ketut Sukarata masing-masing memiliki murid, dan murid tersebut sekaligus menyebarkan pengaruh yang didapatkannya dari kedua tokoh ini kepada generasi murid berikutnya. Penelitian ini dilakukan, yakni untuk memahami pengaruh I Wayan Suweca dan I Ketut Sukarata di dalam teknik permainan kendang tunggal Bali. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Ada tiga pokok permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini, yakni meliputi (1)Siapa sajakah murid dari I Wayan Suweca dan I Ketut Sukarata?, (2) Siapakah penerus yang ditunjuk kedua tokoh untuk mewarisi ilmu kendang tunggalnya?, (3) Sejauh manakah pengaruh dari I Wayan Suweca dan I Ketut Sukarata di dalam teknik permainan kendang tunggal Bali?. Permasalahan tersebut dianalisis dengan teori pengaruh. Jenis data penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui teknik observasi, teknik wawancara mendalam, studi kepustakaan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan hal berikut, (1) I Wayan Suweca dan I Ketut Sukarata memiliki banyak murid. Baik itu murid lokal dan murid asing dan semua murid dari kedua tokoh ini adalah orang-orang yang sudah terkenal di bidang seni dan etnomusikologi, (2) I Wayan Suweca dan I Ketut Sukarata masing-masing menunjuk satu orang muridnya untuk meneruskan kiprah dan ilmu kendang tunggalnya. I Wayan Suweca memilih I Made Widana untuk meneruskan ciri khas teknik permainan kendang tunggalnya, sedangkan I Ketut Sukarata memilih I Ketut Widianta sebagai penerus ciri khas dan teknik permainan kendang tunggalnya, (3) Pengaruh dari kedua tokoh ini telah mampu mempresentasikan Bali di dalam setiap daerahnya. Cotohnya seperti I Wayan Gede Arsana sebagai wakil Bali Selatan, I Ketut Garwa sebagai wakil Bali tengah, I Kadek Suryantara Asmara Putra sebagai wakil Bali Timur, I Made Trip sebagai wakil Bali Utara, dan I Wayan Gama Astawa sebagai wakil Bali Barat.

References

B.Bakan, Michael. Musik Of Death And New Creation. The University Of Chicago, 1999.

Bandem, I. Made. Gamelan Bali Diatas Panggung Sejarah. BP. STIKOM BALI, 2013.

Basrowi dan Suwandi. Memahami Penelitian Kualitatif. PT. Rineka Cipta, 2008.

Hugiono, Poerwantana. Pengantar Ilmu Sejarah. PT. Binda Aksara, 2000.

Suweca, I. Wayan. “Dasar Kekendangan Gupekan Nunggal Dalam Gamelan Bali.” Bheri, vol. 4, no. 1, 2005, pp. 1–19.

Tenzer, Michael. Gamelan Gong Kebyar: The Art of Twentieth-Century Balinese Music. University Of Chicago Press, 2000.

Wiryanto. Pengantar Ilmu Komunikasi. Grasindo, 2004.
Published
2020-11-30
How to Cite
Danika Pryatna, I. P., Sudirga, I. K., & Suartaya, I. K. (2020). Pengaruh I Wayan Suweca dan I Ketut Sukarata Terhadap Teknik Permainan Kendang Tunggal Bali. Kalangwan : Jurnal Seni Pertunjukan, 6(2), 95-104. Retrieved from https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/kalangwan/article/view/1225
Section
Articles