Balinese Pop Music: An Industrialization Era

Authors

  • Ni Wayan Ardini Department of Music, Institut Seni Indonesia Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.31091/jomsti.v1i1.509

Abstract

Musik pop Bali muncul pada tahun 1970-an tetapi industrialisasinya mengacu pada perkembangan industrial yang dimulai pada 1990-an. Industrialisasi ini dicirikan oleh aspek ekonomi, teknologi, dan budaya baru dalam musik. Semua aspek terkait satu sama lain. Perekonomian dapat dilihat dari pertumbuhan modal dalam bisnis semacam itu. Teknologi terlihat dalam penggunaan teknologi digital menggantikan yang analog. Budaya baru dalam musik ditampilkan dalam kesadaran yang lebih besar dari orang-orang Bali dalam menikmati lagu-lagu pop Bali. Orang Bali tidak lagi malu menyanyikan lagu-lagu seperti itu. Tinjauan kepustakaan ini menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industrialisasi musik pop Bali terdiri atas produksi, distribusi, dan konsumsi musik. Produksi diciptakan oleh kekuatan budaya (musisi) dan kekuatan modal (pemilik modal). Distribusi musik pop Bali dalam pemasaran saat ini dilakukan dengan menggunakan dukungan kekuatan media, khususnya media elektronik, yaitu radio (sejak 1990-an dan bahkan lebih awal), khususnya televisi (sejak 2002), dalam hal ini Bali TV. Produksi dan distribusi tersebut memungkinkan konsumsi musik pop Bali besar-besaran dalam masyarakat Bali. Konsumsi berkaitan dengan keberadaan budaya musik baru di masyarakat. Meskipun industrialisasi ini cenderung bersifat kapitalistik, seniman Bali atau musisi dapat mencari nafkah melalui lagu-lagu pop Bali. Ini bukan kapitalisme modern tetapi postmodern, yakni sebagai musik yang bergantung pada keberadaan masyarakat Bali dan budaya mereka.

References

REFERENCES

Adorno, Theodor Wiesendgrund. 1948. Philosophy of Modern Music. London: Sheed & Ward.

Ardini, Ni Wayan. 2016. “Industrialisasi Musik Pop Bali: Ideologi, Kepentingan, dan Praktiknyaâ€, dissertation, Doctorate Programs in Cultural Studies, Universitas Udayana, Denpasar <http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/10610>. Date accessed: 14 may 2018.

Ardini, Ni Wayan. 2017. “Keberagaman Irama dan Nuansa Musikal dalam Industrialisasi Musik Pop Baliâ€, Soshum : Jurnal Sosial dan Humaniora, [S.l.], v. 7, n. 2, p. 264-272, oct. ISSN 2580-5622. Available at: <http://ojs.pnb.ac.id/index.php/SOSHUM/article/view/598>. Date accessed: 04 july 2018.

Ardini, Ni Wayan; Wirawan, AA Bagus; Suarka, I Nyoman; Sugiartha, I Gede Arya. 2015. “Power of Media in Industrialization of Balinese Pop Musicâ€. E-Journal of Cultural Studies, [S.l.], v. 8, n. 4. ISSN 2338-2449. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/ecs/article/view/18406>. Date accessed: 14 may 2018.

Ardini, Ni Wayan; Astuti, Ni Nyoman; Darmayuda, I Komang; Armoni, Luh Eka; Sumerjana, Ketut. 2018. “Issues in the Relationships among Balinese Pop Music, Tourists, and the Tourism Industryâ€, International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 80, june. ISSN 2580-5592. Available at: <http://ojs.pnb.ac.id/index.php/IJASTE/article/view/905>. Date accessed: 04 july 2018.

Budiarto, C. Teguh. 2001. Musik Moderen dan Ideologi Pasar. Yogyakarta: Tarawang Press.

Dethu, Rudolf. 2011. Blantika Linimasa: Kaleidoskop Musik Non-trad Bali, Sejak Lahir, Tumbuh Kembang, Berdiri, Pingsan, Berdiri Lagi, dan Menolak Mati. Denpasar: Matamera Book.

Frith, Simon. 1988. Music for Pleasure. New York: Routledge.

_______. 2006. â€The Industrialization of Popular Music†dalam Andy Bennet, Barry Shank, and Jason Toynbee (eds.) The Popular Music Studies Reader. London: Routledge.

Goeslaw, Melly. 2012. Balance. Jakarta: Komunitas Bambu.

Mack, Dieter. 1995. Apresiasi Musik: Musik Populer. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama.

_______. 2004. Musik Kontemporer dan Persoalan Interkultural. -: Arti.

Miles, Matthew B; Michael A. Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UII Press.

Narendra, Yuka Dian, Yunoke Rahma Andayani, and Ispawati Asri. 2009. â€Copyright, Panopticon dan ISA: Hak Cipta dan Kesadaran Palsu dalam Industri Musik Indonesiaâ€, Marcommers Jurnal Marketing Communication & Advertising, Vol. 1, No. 1, October, p. 92-107.

Storey, John. 2004. Teori Budaya dan Budaya Populer: Memetakan Lanskap Cultural Studies. Yogyakarta: CV. Qalam.

_______. 2006. Cultural Studies dan Kajian Budaya Pop: Pengantar Komprehensif Teori dan Metode. Yogyakarta: Jalasutra.

Downloads

Published

2018-08-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Balinese Pop Music: An Industrialization Era. (2018). Journal of Music Science, Technology, and Industry, 1(1), 129-138. https://doi.org/10.31091/jomsti.v1i1.509

Most read articles by the same author(s)

> >>