Proses Pembuatan Film Animasi 2D “Pedanda Baka”

  • I Gede Adi Sudi Anggara Program Studi Seni, Program Magister PascaSarjana Institut Seni Indonesia Denpasar
  • Hendra Santosa
  • A.A Gde Bagus Udayana Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar

Abstract

Dahulu, para orang tua sering bercerita tentang dongeng dan cerita rakyat daerah kepada anak-anaknya menjelang tidur. Namun kini, cerita rakyat yang merupakan salah satu seni tradisi lisan telah mengalami marginalisasi. Tak hanya dikarenakan dengan perubahan zaman dan hadirnya berbagai teknologi, tetapi juga karena tradisi mendongeng di lingkungan keluarga telah memudar. Sangat disayangkan bila kisah-kisah inspiratif dan penuh dengan pesan moral yang terkandung di dalamnya tidak tersampaikan ke masyarakat luas, terutama anak-anak. Di tengah pesatnya kemajuan teknologi informasi dan industri kreatif saat ini, film animasi 2D adalah salah satu media informatif yang efektif dalam menyajikan dan mentransfer kisah-kisah cerita rakyat kepada masyarakat luas, terutama anak-anak yang menyukai film kartun. Film animasi 2D “Pedanda Baka” merupakan film animasi yang sumber ceritanya berasal dari cerita rakyat daerah Bali. Dalam proses pembuatannya, film animasi 2D ini melalui beberapa tahapan yang terbilang kompleks. Pembuatan film animasi 2D “Pedanda Baka” ini menerapkan metode pembuatan film dengan melalui tiga tahapan yaitu tahap pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Selain itu dalam penelitian ini juga menggunakan teknik pengumpulan primer yaitu wawancara dengan Made Taro selaku budayawan dan pendongeng asal Bali, serta didukung dengan data sekunder yakni studi kepustakaan. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tahap pra-produksi dilalui dengan beberapa proses dimulai dari  menentukan ide cerita, membuat perencanaan, membuat naskah(script), membuat desain visual, serta membuat storyboard. Tahap produksi meliputi persiapan bidang kerja, modelling karakter, rigging karakter, perekaman dubbing, proses animasi, serta render animasi. Sedangkan tahap pasca-produksi meliputi proses compositing, editing, test render dan render final.

References

Amir, Adriyetti. 2013. Sastra Lisan Indonesia. Yogyakarta: ANDI.

Anggara, Hendra Santosa; A.A. Gde Bagus Udayana; I Gede Adi Sudi. 2019. “CHARACTER EDUCATION AND MORAL VALUE IN 2D ANIMATION FILM ENTITLED ‘PENDETA BANGAU.’” Captur: Jurnal Seni Media Rekam 10 (2): 57–70. https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/capture/article/view/2449.

Bustaman, Burmansyah. 2001. Web Design Dengan Macromedia Flash Mx 2004. Yogyakarta: Andi Offset.

Danandjaja, James. 1991. Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, Dan Lain-Lain. Jakarta: PT Temprint.

Dhimas, Andreas. 2013. Cara Mudah Merancang Storyboard Untuk Animasi Keren. Yogyakarta: Taka Publisher.

Gunawan, Bambang Bambi. 2013. Nganimasi Bersama Mas Be. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Iskak, A. Yustinah. 2006. Apresiasi Film Dan Drama. Jakarta: Erlangga.

Murdock, Kelly L. 2008. Anime Studio: The Official Guide. USA: Course Technology.

Nova Agung Rama Wijaya; Hendra Santosa; A.A. Gde Bagus Udayana. 2019. “Media Promosi Dramatari Tektekan Calonarang Di Puri Anyar Kerambitan Tabanan.” PRABANGKARA: Jurnal Seni Rupa Dan Desain 23 (2): 63–72. https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/prabangkara/article/view/778.

Prakosa, Gatot. 2010. Animasi Pengetahuan Dasar Film Animasi Indonesia. Jakarta: Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta.

Pratista, Himawan. 2008. Memahami Film. Yogyakarta: Homerian Pustaka.

Sugihartono, Ranang Agung. 2010. Animasi Kartun. Jakarta: Indeks.

Taro, Made. 2015. Kisah-Kisah Tantri. Denpasar: Sanggar Kukuruyuk.

Trianton, Teguh. 2013. Film Sebagai Media Belajar. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Udayana, Anak Agung Gde Bagus. 2017. “Marginalisasi Ideologi Tri Hita Karana Pada Media Promosi Pariwisata Budaya Di Bali.” Mudra Jurnal Seni Budaya 32 (1): 110–22. https://doi.org/10.31091/mudra.v32i1.4.

Zaharuddin G. 2006. The Making of 3D Animation Movie Using 3DStudio Max. Bandung: Informatika.

Zembry. 2001. Animasi Web Dengan Macromedia Flash 8. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Published
2020-06-17
How to Cite
Sudi Anggara, I. G. A., Santosa, H., & Udayana, A. G. B. (2020). Proses Pembuatan Film Animasi 2D “Pedanda Baka”. Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Seni Indonesia Denpasar, 8(1), 10-19. https://doi.org/10.31091/sw.v8i1.923
Section
Articles