Analisis Komposisi Musik “Kuasa Tanah”

  • I Putu Adi Septa Suweca Putra Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta, Indonesia
Keywords: musical work, “Kuasa Tanah”, newness, local, global.

Abstract

ABSTRAKTulisan ini bertujuan untuk mengupas dan memahami lebih mendalam cara kerja musik “Kuasa Tanah” yang dikomposisi oleh musisi Bali Dewa Ketut Alit yang secara terselubung menanamkan nilai intelektual dalam proses perwujudannya. Setiap komponis tentu memiliki metode tersendiri untuk mewujudkan karyanya. Perbedaan metode dan wujud karya yang dihasilkan dapat memberikan ciri khas tersendiri bagi setiap komponis. Tulisan ini lebih merujuk kepada persoalan musikalitas yang terjadi pada peristiwa karya ini. Persoalan musikalitas sangat penting dipahami dan dikupas untuk melihat musik secara tekstual. Melalui persoalan ini, pada giliran selanjutnya, dapat digunakan sebagai pengetahuan serta landasan keilmuan dalam membuat suatu karya, dan diharapkan dapat membuka cara pandang masyarakat agar musik tidak hanya dianggap sebagai hiburan semata. Berdasarkan metode kualitatif dari wawancara dan transkripsi yang dilakukan, dalam analisis penulis ditemukan bahwa dalam karya ini terdapat pembaharuan tata racik yang tercermin dari cara kerja komponis dalam mengolah elemen-elemen musik yang telah dipilih. Keseluruhan karya ini menggunakan beberapa jenis instrumen yang terdapat dalam gamelan Bali. Meskipun medium yang digunakan ialah beberapa instrumen lokal dari gamelan Bali, tetapi musik yang dihasilkan bersifat universal. Ini menunjukkan bahwa gamelan akan secara elegan hidup berdampingan di atas kesetaraan dan bergelora sebagai musik yang mandiri di tengah-tengah dinamika musik global yang tiada batas.Kata kunci: karya musik, “Kuasa Tanah”, kebaruan, lokal, global. ABSTRACTThis paper aims to explore and understand more deeply about the music of “Kuasa Tanah” (or the power of land) composed by a Balinese musician named Dewa Ketut Alit which covertly instills intellectual value in the process of its manifestation. Broadly speaking, each composer certainly has his own method for realizing his work. The difference in methods and forms of the work produced can also provide distinctive characteristics for each composer. This article is more referring to musicality problems that occur in “Kuasa Tanah” The issue of musicality is very important to understand and peel to see music in a textual manner. Through this issue, in the next turn, it can be used as knowledge and scientific foundation in making another new work, and is expected to open a society’s perspective so that music is not only regarded as merely entertainment. Using qualitative method through interview and transcription done, in the analysis is fount that in “Kuasa Tanah”, there is a renewal of the packaging system that is reflected in the way the composer works in processing the selected musical elements. The entire work uses several types of local instruments found in Balinese gamelan. Although it uses several instruments from Balinese gamelan, but the music produced is sounded universal. This shows that the gamelan will elegantly coexist above equality and surge as independent music amidst the infinite dynamics of global music.Keywords: musical work, “Kuasa Tanah”, newness, local, global.

References

Ariesta, I Made Jacky; Ardini, Ni Wayan; Darmayuda, I Komang; Sumerjana, Ketut. 2018. “Analisis Bentuk dan Struktur Komposisi ‘Morning Happiness’ Gus Teja”, Journal of Music Science,

Technology, and Industry, Vol. 1, No. 1, Oktober, http://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/jomsti/article/view/504. Date accessed: 05 December 2018.

Bandem, I Made. 2013. Gamelan Bali di Atas Panggung Sejarah. Denpasar: Stikom Bali.

Banoe, Pono. 2003. Kamus Musik. Yogyakarta: Kanisius.

Mack, Dieter. 2001. Musik Kontemporer & Persoalan Interkultural. Bandung: Arti.Line.

Mahardika, Komang Wira Adhi. 2018. “Lantunan Masa Kecil dalam ‘Lullabybianu’”, Journal of Music Science, Technology, and Industry, Vol. 1, No. 1, Oktober, http://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/jomsti/article/view/26. Date accessed: 05 December 2018.

Permatasari, Indah. 2009. Kamus Lengkap EYD. Jakarta Selatan: PT. Serambi Semesta.

Sukerta, Pande Made. 2009. Ensiklopedi Karawitan Bali, Edisi Kedua. Surakarta: ISI Press Solo.

Sukerta, Pande Made. 2010. Tetabuhan Bali I. Surakarta: ISI Press Solo.

Sukerta, Pande Made. 2011. Metode Penyusunan Karya Musik (Sebuah Alternatif). Surakarta: ISI Press Solo.

Sunarto, Bambang. 2013. Epistemologi Penciptaan Seni. Yogyakarta: IDEA Press Yogyakarta.

Syukur, Abdul Slamet. 2012. Virus Setan-Risalah Pemikiran Musik. Yogyakarta: Art Music Today.

Published
2019-03-26
How to Cite
Putra, I. P. A. S. S. (2019). Analisis Komposisi Musik “Kuasa Tanah”. Journal of Music Science, Technology, and Industry, 2(1), 49-84. https://doi.org/10.31091/jomsti.v2i1.604
Section
Articles