Nilai Estetis Iklan Susu Formula Dancow di Media Televisi

  • Alit Kumala Dewi Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar
  • I Nyoman Artayasa Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar
Keywords: nilai estetis, prinsip dasar, iklan televisi

Abstract

Perusahaan yang menggunakan media televisi untuk mempromosikan produknya sangat beragam, salah satunya adalah PT Nestle Indonesia. Dancow merupakan salah satu produk susu formula andalannya. Dalam upaya menarik perhatian audiens, iklan televisi Dancow berusaha menampilkan konsep kreatif dan persuasif, konsep kreatif tersebut tentunya tidak lepas dari konstruksi estetika yang diciptakan untuk mempengaruhi target audiens. Pengiklan akan mengaplikasikan strategi kreatifnya untuk memberikan daya tarik tersendiri untuk mempengaruhi audiens, sehingga masing-masing iklan akan memiliki nilai estetis dengan kandungan makna berbeda. Begitupula iklan Dancow, tentunya memiliki nilai-nilai estetis yang terkandung dalam strukturnya yang terdiri dari unsur visual dan unsur audio, sehingga menjadikan produk tersebut memiliki ciri khas tersendiri. Berdasarkan hal tersebut, maka fokus penelitian adalah untuk mendeskripsikan secara analitis nilai estetis iklan dancow di media televisi. Penelitian ini menerapkan metode penelitian deskripstif kualitatif, dengan melibatkan tiga sampel iklan televisi Dancow. Analisis nilai Estetis mengacu pada teori prinsip-prinsip dasar periklanan dari Frank F. Jefkins. Manfaat dari penelitian, untuk membuka wawasan dan pengetahuan dalam memahami nilai estetis iklan susu formula Dancow di media televisi. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa, nilai estetis yang terdapat pada iklan Dancow berkaitan dengan unsur visual dan unsur audio. Semua unsur menghasilkan hubungan yang saling mengikat sehingga menciptakan gambaran yang jelas, dan menghasilkan tema yang kuat, unsur- unsur dalam iklan tersebut terorganisasi, terseleksi, tertata sedemikian rupa berdasarkan kedelapan prinsip dasar periklanan.

References

Belch, George E., Michael A. Belch. 2001. Advertising and Promotion:An Integrated marketing Communication Perspective. Fourth Edition. Boston: McGraw Hill.

Bohar, Soeharto. 1987. Pengantar Penelitian Ilmiah; Dasar, Metode, dan Teknik. Bandung: Tarsito.

Bungin, Burhan. 2003. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Burton, Graeme. 2011. Membincangkan Televisi; Sebuah Pengantar Kajian Televisi. Yogyakarta: Jalasutra.

Djajasudarma, T. Fatimah. 2006. Metode Linguistik Rancangan Metode Penelitian dan Kajian. Bandung: PT. Eresco.

Herawati, Erni; Rosidah. 2013. “Tanda-tanda dalam iklan komersial di televisi (analisis semiotika pada iklan susu SGM eksplor Presinutri 3)”, Jurnal Humaniora, Vol.4, No.1, Hal. 71-81.

Jefkins, Frank. 1997 [1985]. Periklanan. Jakarta: Erlangga.

Junaedi, Deni. 2016. Estetika; Jalinan subjek, Objek, dan Nilai. Yogyakarta: ArtCiv.

Kontan.co.id. 2017. “Penjualan Nestle Didominasi Produk Susu”. Diakses dari https://industri.kontan.co.id/news/penjualan-nestle-didominasi-produk-susu. 01 Maret 2019.

Lee, Monle; Carla Johnson. 2007. Prinsip-Prinsip Periklanan Dalam Perspektif Global. Diterjemahkan oleh Haris Munandar dan Dudi Priatna. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Moleong, Lexy J. (2007) Metodologi Penelitian Kualitatif, Penerbit PT Remaja Rosdakarya Offset, Bandung

Romulus, Alfianto. 2011. “Estetika Iklan Televisi Djarum Black (Studi Deskriptif Kualitatif tentang Estetika Iklan Televisi Djarum Black periode 2001-2011)”. E-Journal, http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/2334.

Rossiter, John R.; Percy.1987. Advertising and Promotion Management. New York : McGraw-Hill International Book Co.

Sindo News.com. 2016. “Berikut Daftar Pemenang Bright Awards Indonesia”. Diakses dari https://lifestyle.sindonews.com/read/1091488/166/berikut-daftar-pemenang-bright-awards-indonesia-2016-1457463995. 25 Februari 2017.

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa (Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistik).Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sugiyono. (2005) Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabet.

Sulaiman, Annas. 2016. “Kajian Bentuk Visual Iklan (studi kasus oreo versi bayangkan kuberi oreo saat ramadhan)”. Jurnal Andharupa, Vol.02/No.02, Hal.35-48

Sumartono. 2002. Terperangkap Dalam Iklan; Meneropong Imbas Pesan Iklan Televisi. Bandung: Alfabeta.

Top Brand.com. 2018. “Top ”Brand for Kids Index 2018”. Diakses dari www.topbrand-award.com/top_brand_for_kids_index_2018. 21 Februari 2019.
Published
2019-10-17
How to Cite
Dewi, A., & Artayasa, I. N. (2019). Nilai Estetis Iklan Susu Formula Dancow di Media Televisi. Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Seni Indonesia Denpasar, 7(2), 134-144. https://doi.org/10.31091/sw.v7i2.823
Section
Articles