PERANCANGAN ANIMASI 2 DIMENSI SEBAGAI MEDIA PENGENALAN ALAT MUSIK TRADISIONAL JAWA BARAT BAGI SISWA KELAS IV SDN NEGLASARI
DOI:
https://doi.org/10.31091/sw.v14i1.3789Keywords:
Animasi Dua Dimensi, Media Pembelajaran, Alat Musik Tradisional, SBdP, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji efektivitas media animasi dua dimensi sebagai media pendukung pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) pada materi pengenalan alat musik tradisional Jawa Barat bagi siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, wawancara, observasi, dan triangulasi data yang melibatkan peneliti, budayawan, guru, serta siswa. Subjek penelitian berjumlah 26 siswa kelas IV SDN Neglasari, Kecamatan Jatinangor. Wawancara awal menunjukkan bahwa dari 26 siswa, hanya 1 siswa mengenal karinding, 3 siswa mengenal calung, serta 0 siswa mengenal jentreng dan tarawangsa. Media animasi dirancang dengan alur maju, visual berwarna cerah, karakter representatif budaya lokal, serta narasi sederhana yang menjelaskan nama, bahan, bunyi, dan cara memainkan alat musik. Hasil uji coba setelah penayangan animasi menunjukkan peningkatan pemahaman pada ranah kognitif C1 (mengingat). Sebanyak 19 siswa mampu menyebutkan nama karinding, 23 siswa menyebutkan calung, 20 siswa menyebutkan jentreng, dan 15 siswa menyebutkan tarawangsa. Pada aspek cara memainkan, 24 siswa memahami cara memainkan karinding, 25 siswa memahami calung, 25 siswa memahami jentreng, dan 26 siswa memahami tarawangsa melalui respons verbal maupun peragaan gerak. Temuan ini menunjukkan bahwa media animasi dua dimensi efektif dalam meningkatkan kemampuan mengingat dan memahami cara memainkan alat musik tradisional Jawa Barat pada siswa sekolah dasar serta mendukung proses pembelajaran SBdP secara terstruktur.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Silvana Anggraeni, Endah Riana Endarini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.