Manis Batu Sebuah Garapan Kreasi Baru Gamelan Semar Pagulingan Saih Pitu

  • I Putu Gede Suastika Program Studi Seni Karawitan Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Denpasar
  • I Nyoman Sudiana Program Studi Seni Karawitan Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Denpasar
  • I Ketut Sudhana Program Studi Seni Karawitan Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Denpasar
Keywords: manis batu, kreasi baru, semar pegulingan

Abstract

Semboyan Bhineka Tunggal Ika adalah kutipan dari kekawin Sutasoma karangan Mpu Tantular. Kata “Bhineka” berarti beraneka ragam atau berbeda-beda, kata “Tunggal berarti satu, kata “Ika” berarti itu. Secara harfiah Bhineka Tunggal Ika diterjemahkan “Beraneka Satu Itu”, yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya tetap adalah kesatuan. Bahwa diantara pusaparagam Bangsa Indonesia adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa dan bernegara kesatuan Republic Indonesia yang terdiri atas keanekaragaman budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, dan agama atau kepercayaan. Proses kreativitas garapan komposisi Manis Batu ini yang penata terapkan mengacu pada tiga tahapan dalam berkarya seni yaitu, tahap penjajagan (exploration), tahap penuangan (improvisation) dan tahapan pembentukan (forming). Tujuan merupakan sasaran dalam melaksanakan suatu kegiatan tertentu. Adapun skrip karya seni  ini mempunyai tujuan untuk memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk menciptakan sebuah karya seni karawitan. Untuk menambah wawasan dan kemampuan penata dalam menggarap komposisi karawitan, khususnya tabuh kreasi. Untuk memperkaya perbendaharaan tabuh-tabuh kreasi yang ada pada gamelan semar pegulingan saih pitu.

References

Agus, I Made, Bayu Antara, I Komang Sudirga, and Hendra Santosa. 2018. “Cak Ganjur : Sebuah Komposisi Musik Vokal Gabungan Cak Dan Balaganjur.” 4(september): 96–104. https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/kalangwan/article/view/495/291.

Bandem, I Made. 1986. Prakempa Sebuah Lontar Karawitan Bali. Denpasar: Akademi Seni Tari Indonesia.
____________. 1991. Ubit-Ubitan Sebuah Tehnik Permainan Gamelan Bali. Denpasar : Dilaksanakan Atas Biaya Daftar Isian Kegiatan STSI. Dikjen Pendidikan Tinggi Depdikbud.

____________. 2013. Gamelan Di Atas Panggung Sejarah. Denpasar : BP Stikom Bali.

Biantoro, Aris. 2015. Dinamika pluralism dalam Hindu. Lampung: Kompasiana.

Donder, I Ketut 2005. Esensi Bunyi Gamelan Dalam Ritual Hindu.Surabaya: Paramita.

Garwa, I Ketut. 2009. Buku Ajar Komposisi Karawitan IV. Denpasar : Institut Seni Indonesia.

____________. 2016. Metode Penciptaan Seni Karawitan. Denpasar : Institute Seni Indonesia

Kartawan, I Made. 2009. Reformulasi Sistem Patutan Pada Gamelan Semar Pagulingan Saih Pitu. Denpasar : Institute Seni Indonesia.

Kaelan, 2008. Pendidikan Pancasila: Pendidikan Untuk Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila, Rasa Kebangsaan Dan Cinta Tanah Air Sesuai Dengan Sk. Dirjen Dikti No.43/Dkti/Kep/2006. Yogyakarta: Paradigma.

Kusumohamidjojo, B. 2000. Kebhinekaan Masyarakat Indonesia Suatu Problematik filasfat Kebudayaan. Jakarta: Grasindo.

Lestari, Gina. 2016. Bhinneka Tunggal Ika. Khasanah Multicultural Indonesia Di Tengah Kehidupan Sara. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Mustika, Pande Gede. 1996. Mengenal Beberapa Jenis-Jenis Pukulan Dalam Barungan Gamelan Gong Kebyar. Denpasar : Institute Seni Indonesia.

Putu Paristha Prakasih, Hendra Santosa, I Gede Yudarta. 2018. “Tirtha Campuhan: Karya Komposisi Baru Dengan Media Gamelan Semar Pagulingan.” Resital: Jurnal Seni Pertunjukan 19(3): 113–21. http://journal.isi.ac.id/index.php/resital/article/view/2452.

Rai, I Wayan. 1997. Peranan Sruti Dalam Pepatutan Gamelan Semar Pagulingan Saih Pitu. Denpasar : Sekolah Tinggi Seni Indonesia.

Sukerta, Pande Made. 1996. Ensiklopedi Mini Karawitan Bali Bandung : Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia (MSPI).

Suweca, I Wayan. 2009. Estetika Karawitan Buku Ajar. Denpasar : Institute Seni Indonesia.

Sumbulah, Umi. 2013. Pluralisme Agama Makna Dan Lokalitas Pola Kerukunan Antarumat Beragama. Malang : UIN-Maliki Press.

Wardizal, 2004. Bheri Jurnal Ilmiah Music Nusantara Volume 3 No 1. Denpasar : Institute Seni Indonesia.

Yunus, Firdaus M. 2014. Agama Dan Pluralisme. Islam Future Volume 13 No. 2. Sumatra Utara : Pascasarjana IAIN.

Zulkarnain, Iskandar. 2011. Hubungan Antarkomunitas Agama Di Indonesia : Masalah Dan Penangananya. Yogyakarta : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga.
Published
2020-06-17
How to Cite
Suastika, I. P. G., Sudiana, I. N., & Sudhana, I. K. (2020). Manis Batu Sebuah Garapan Kreasi Baru Gamelan Semar Pagulingan Saih Pitu. Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Seni Indonesia Denpasar, 8(1), 47-58. Retrieved from https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/segarawidya/article/view/1046
Section
Articles