Kajian Semiotika Sebagai Strategi Komunikasi Pada Film Enslaved

Main Article Content

Desak Putu Yogi Antari Tirta Yasa

Abstract

Semiotika film merupakan salah satu bidang utama dalam teori film yang penting untuk dipahami sebagai sebuah paradigma dalam proses pengkajian dan penciptaan film. Perlu adanya suatu kajian yang mengkhusus mengenai semiotika film, salah satunya adalah dengan mengkaji film yang menerapkan semiotika film sebagai strategi komunikasi. Enslaved merupakan film produksi Yayasan Seva Bhuana dan Sanggar Sri Redjeki Films yang menarik untuk dikaji karena menggunakan semiotika sebagai strategi komunikasinya. Metode yang akan dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, yang dilakukan dengan penentuan subyek penelitian, objek penelitian, lokasi penelitian, desain penelitian, penentuan informan, metode pengumpulan data dan metode analisis data. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode semiotika yang bersifat kualitatif-interpretatif dan metode semiotika empiris, dengan penyajian hasil analisis data dengan metode deskriptif analitif. Hasil penelitian ini adalah kajian mengenai penerapan teori semiotika film dalam Enslaved serta penerapan unsur-unsur semiotika terkait dengan unsur-unsur film.

Film semiotics is one of the main field on film theory which is important to understand as a paradigm in the process of film study and creation. A specific study about film semotics is needed, one of it by reviewing film that apply film semiotics as communication strategy. Enslaved is a film by Yayasan Seva Bhuana and Sanggar Sri Redjeki Films which is interesting to be studied because it applied film semiotics as communication strategy. The method used in this research is qualitative method by the determination of research subject, research object, research location, research design, informants, methods of collecting data and methods of data processing. The analysis methods used in this research is semiotics methods which is qualitative-interpretative and empiric semiotics methods with descriptive-analitive methods on data presentation. The result of this research is a study of the application of film semiotics theory and how semiotics elements related to the film elements in Enslaved.

Article Details

How to Cite
Yogi Antari Tirta Yasa, D. P. (2018). Kajian Semiotika Sebagai Strategi Komunikasi Pada Film Enslaved. Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni, 6(1). https://doi.org/10.31091/sw.v6i1.358
Section
Articles

References

Arnheim, Rudolf. 1997. Art and Visual Perception, A Psychology of The Creative Eye. London : University of California Press

Cangara, Hafied. 2008. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada

Fiske, John. 2011. Cultural and Communication Studies, Sebuah Pengantar Paling Komprehensif. Yogyakarta : Jalasutra

Murti, Krisna. 2009. Essays on Video Art and New Media : Indonesia and beyond. Yogyakarta : Indonesian Visual Art Archive (IVAA)

Noth, Winfried. 2006. Semiotik, Handbook of Semiotics (Advanced in Semiotics). Surabaya : Airlangga University Press

Piliang, Yasraf Amir. 2003. Hipersemiotika, Tafsir Cultural Studies Atas Matinya Makna. Bandung : Jalasutra

Storey, John. 2006. Cultural Studies dan Kajian Budaya Pop. Yogyakarta : Jalasutra