Analisis Bentuk dan Struktur Komposisi “Morning Happiness” Gus Teja

I Made Jacky Ariesta, Ni Wayan Ardini, I Komang Darmayuda, Ketut Sumerjana

Abstract


ABSTRAK

Komposisi musik “Morning Happiness” (2008) Gus Teja World Music terinspirasi saat komposernya Agus Teja Sentosa (Gus Teja) tertegun bahagia melihat anaknya di pagi hari tiba-tiba sembuh dari sakit dan bisa tersenyum. Muncullah nada-nada kebahagiaan yang dituangkan dalam karya musik instrumental “Morning Happiness” atau kebahagiaan di pagi hari yang dimasukkan dalam album “Rhytm of Paradise”. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana bentuk dan struktur komposisi “Morning Happiness” Gus Teja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teori yang digunakan untuk mengupas permasalahan adalah teori analisis bentuk dan struktur lagu. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara, pengamatan, dan diskografi (VCD). Data sekunder diperoleh dari sumber buku, jurnal, dan internet. Hasil penelitian menunjukan instrumen musik yang dipakai pada komposisi ini, yaitu suling, selokro, tingklik baro, gitar, bas, kendang angklung. Pada komposisi “Morning Happiness”, suling sangat banyak berperan yaitu sebagai melodi pokok lagu. Instrumen ini terbuat dari bambu, dan suling yang dipakai dalam komposisi ini yaitu bisa dikatakan perpaduan suling Bali dengan suling India dan Bandung. Dari aspek musikalnya, terdapat kaidah-kaidah seperti ketentuan jumlah birama, tanda sukat, progress chord di mana pola ritme dibawakan sesuai dengan yang ditentukan. Komposisi ini menggunakan nada dasar D=do, dengan tempo allegro (120MM), dan memakai sukat ¾ dan berbentuk tiga bagian yaitu A, B, C, C’, yang diawali oleh introduksi.

 Kata kunci: analisis bentuk dan struktur, komposisi musik, Morning Happiness, Gus Teja.

ABSTRACT

Gus Teja World Music’s musical composition "Morning Happiness" (2008) was inspired when its composer Agus Teja Sentosa (Gus Teja) had been suddenly stunned to see his child smile after being recovered from illness in one morning. The sounds of happiness or the morning bliss was then poured into the instrumental musical composition which was put in his group’s first album "Rhytm of Paradise". The problem of this research is how the form and structure of the composition was. The research method used is qualitative. The theory used to solve the problem is the form and structure analysis theory of song. Primary data sources were obtained from interviews, observations, and discography (VCD). Secondary data were obtained from books, journals, and internet sources. The result of the research showed the musical instruments used in this composition, are flute, selokro, tingklik baro, guitar, bass, kendang angklung. In this composition, the flute plays an important role as the main melody of the song. The instruments are made from bamboos, and the flute used in this composition is a blend of Balinese flute with Indian and Bandung ones. From the musical aspects, there are rules such as the provisions of number of bars, sukat, progress chord in which rhythm patterns are played in accordance with what are usually determined. This composition uses the basic tone D = do, with an allegro tempo (120MM), and uses a ¾ and a three-part shaped A, B, C, C', started with an introduction.

 Keywords: form and structure analysis, musical composition, "Morning Happiness".


Keywords


analisis bentuk dan struktur, komposisi musik, “Morning Happiness”, Gus Teja.

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ardini Ni Wayan. 2008. “Perkembangan Musik Keroncong di Kota Denpasar”, tesis, Program Magister Kajian Budaya program pascasarjana University Udayana.

Banoe, Pono. 2003. Kamus Musik. Yogyakarta: Kanisius Yogyakarta.

Christianti, Martha. 2012. “Pengaruh Musik Instrumental terhadap Hasil Belajar Matematika”. Didaktika Jurnal Ilmu Pembelajaran ke-SD-an. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta. ISSN 1907-6746.

Djohan. 2005. Psikologi Musik (cetakan ke II). Yogyakarta: Buku Baik.

Djelantik, AA. 1990. Estetika Instrumental. Denpasar: Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Denpasar.

Endraswara, Suwardi. 2003. Metodelogi Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Faisal, Sanipah. 2001. Format-format Penelitian Sosial. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

Karina Andjani.2014. Apa Itu Musik. Serpong, Tanggerang Selatan: CV. Marjin kiri Regensi Melati Mas.

Moleong, Lexy J. 2002, Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT, Remaja Rosdakarya.

Prier SJ, Karl-Edmund, 1996. Ilmu Bentuk Musik. Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi.

Prier SJ, Karl-Edmund. 1989. Ilmu Harmoni. Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi.

Soedarsono, R.M. 1999. Metodologi Penelitian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

The Liang Gie. 2004. Filsafat Seni Sebuah Pengantar. Jakarta: Pusat Belanjar Ilmu Berguna.


Article metrics

Abstract views : 28 | views : 13

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office :

Journal of Music Science, Technology, and Industry
Institut Seni Indonesia Denpasar
Jalan Nusa Indah, Denpasar 80235 
Phone : +62361 236100.

Email : jomsti@isi-dps.ac.id